Sejumlah Kadis Dan Mantan Pejabat Pemkot Ambon Diperiksa KPK

Ambon, MalukuPost.com – Sejumlah Kepala Dinas (Kadis) dan mantan pejabat di lingkungan pemerintah kota (Pemkot) Ambon diperiksa Komisi Pemberantas Korupsi (KPK).

Pejabat di lingkungan Pemkot yang diperiksa yakni Kadis Koperasi dan UMKM, Marthen Kailuhu, Kadis Kesehatan, Wendy Pelupessy, dan mantan Kadis Lingkungan Hidup dan Persampahan, Lucia Izack.

Pemeriksaan yang dipusatkan di kantor BPKP Perwakilan Provinsi Provinsi, Waihaong, Kecamatan Nusaniwe, Jumat (25/06/2021). informasi yang dihimpun media ini menyebutkan pemeriksaan tersebut dilakukan diduga terkait gratifikasi, sehingga pejabat yang menjalani pemeriksaan diwajibkan membawa rekening koran.

Kadis Koperasi dan UMKM Kota Ambon, Marthen Kailuhu usai pemeriksaan, kepada wartawan mengaku pemeriksaan berkaitan tugas-tugas dinas, sembari mengakui dirinya dimintakan untuk membawakan rekening koran untuk diperiksa.

“Pemeriksaan berkaitan kita punya tugas-tugas di dinas, kita juga membawa rekeoning koran sesuai permintaan KPK,”tuturnya.

Sementara itu, sebelumnya Kadis Kesehatan Kota Ambon, dr. Wendy Pelupessy terlebih dahulu meninggalkan kantor BPKP sekitar pukul 14:41 WIT. Hanya saja Pelupessy mengaku dia bukan diperiksa KPK.

“Beta (saya) seng dapat periksa, beta koordinasi dengan Pak Andre tentang katong (kita) punya kegiatan-kegiatan,”ungkapnya.

Sementara Mantan Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Persampahan, Lucia Izack, yang ditanya awak media, enggan berkomentar, sembari meninggalkan kantor BPKP Maluku.

Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri yang dikonfirmasi melalui pesan whatsapp, membenarkan adanya pemeriksan sejumlah pejabat Ambon.

“Benar, ada kegiatan penyelidikan oleh KPK diantaranya melakukan permintaan keterangan dan klarifikasi terhadap beberapa pihak terkait,”ungkapnya.

Hanya saja, Fikri belum mau menjelaskan secara detail terkait kasus yang sementara dibidik KPK. Sembari menyampaikan, untuk perkembangan penyelidikan nantinya akan diinformasikan lebih lanjut.

“Kami belum bisa menyampaikan lebih lanjut mengenai materinya, karena masih proses penyelidikan, perkembangannya nanti kami akan informasikan lebih lanjut,”pungkasnya.

Pos terkait