Cegah Penyebaran Covid-19, Ini Langkah Strategis Pemerintah Ohoi Langgur

  • Whatsapp
Pejabat Kepala Ohoi Langgur, Yosep A. Dumatubun, SE.

Langgur, Malukupost.com – Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Maluku Tenggara (Malra), Ohoi (desa) Langgur Kecamatan Kei Kecil, berada pada wilayah (zonasi) zona merah penyebaran Covid-19.

Terkait hal tersebut, pemerintah ohoi setempat mengambil langkah-langkah strategis diantaranya yakni pembentukan Tim Relawan Covid-19 ohoi Langgur dan Penyemprotan Disinfektan Mandiri.

“Saya sudah bentuk tim relawan Covid-19 ohoi Langgur, jumlahnya kurang lebih 40 orang yang terdiri dari ketua-ketua lingkungan, tokoh adat (soa-seniri), BSO dan pihak Gereja,” ujarnya di Langgur, Rabu (28/7/2021).

Diketahui, para ketua lingkungan berperan sebagai satgas dalam lingkungannya

Terkait penyemprotan (disinfektan) mandiri, pihaknya akan melakukannya pada setiap rukun/lingkungan yang ada dalam ohoi langgur.

“Pemerintah ohoi Langgur (pemerintahan sebelumnya) telah menganggarkan alat semprot itu masing-masing rukun satu buah. Jadi, bisa saja penyemprotan disinfektan dilakukan di masing-masing lingkungan,” jelasnya.

Diakuinya, penyemprotan disinfektan ini adalah tanggung jawab pihak dinas kesehatan dan puskesmas, namun dengan melihat banyaknya tenaga kesehatan (nakes) yang terpapar Covid-19, sehingga langkah tersebut diambil untuk membantu para nakes (puskesmas dan dinas kesehatan) terkait penyemprotan.

Dumatubun menandaskan, dalam mendukung kegiatan penyemprotan mandiri tersebut, pihaknya telah mengundang pihak dinas kesehatan untuk mengajarkan cara membuat (mencampur) cairan disinfektan.

Untuk itu, warga setiap lingkungan yang merasa bahwa perlu dilakukan penyemprotan pada lingkungannya maka dapat berkoordinasi dengan pihak ohoi, mengingat masing-masing ketua lingkungan sudah ada dalam tim relawan Covid-19 ohoi Langgur.

“Jadi, nanti pihak lingkungan/rukun melakukan penyemprotan mandiri, sementara ohoi akan menyiapkan disinfektan, APD atau setidaknya sarung tangan, masker, faceshield, jas hujan (tebal) dan sepatu (sepatu bot),” bebernya.

Dumatubun menegaskan, pihaknya akan menyiapkan seluruh fasilitas pendukung penyemprotan disinfektan bagi setiap rukun/lingkungan yang membutuhkan.

 

Pos terkait