Ini Pesan Bupati Malra Kepada KPM CB PPKM Dan BST Tahun 2021

Bupati Maluku Tenggara Drs. Hi. Muhamad Thaher Hanubun menyerahkan batuan CB PPKM dan BST kepada Penerima Manfaat di Langgur, Selasa (27/7/2021). (foto: rhizet)

Langgur, Malukupost.com – Kementerian Sosial RI bekerjasama dengan Perum Bulog dan PT. Pos Indonesia melaksanakan penyaluran Bantuan Cadangan Beras Pemerintah untuk Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (Bantuan CB PPKM) di Kabupaten Maluku Tenggara (Malra).

Bantuan yang ditujukan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) dan penerima Bantuan Sosial Tunai (BST)tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Malra M. Thaher Hanubun di Langgur, Selasa (27/7/2021).

Bupati Hanubun mengatakan, bantuan CB PPKM dimaksud merupakan salah satu program Jaring Pengaman Sosial dalam rangka penanganan dampak wabah Covid-19 yang dikeluarkan oleh pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial RI bekerjasama dengan Perum Bulog dan PT. Pos Indonesia.

“Tujuan pelaksanaan program dimaksud yakni untuk mengurangi beban pengeluaran KPM melalui pemenuhan sebagian kebutuhan pangan beras selama pandemi Covid-19,” ujarnya.

Diungkapkan, jumlah KPM bantuan beras CB PPKM di kabupaten Malra sebanyak 9.790 KPM, yang terdiri dari PKH sebanyak 5.784 KPM dan penerima BST sebanyak 4.006 KPM.

“Untuk alokasi bantuan beras CB PPKM, maka setiap KPM berhak menerima 10 kg beras dengan kualitas Medium,” tandasnya.

Dirinya menghimbau para Camat dan Kepala Ohoi (desa) untuk ikut memfasilitasi penyaluran bantuan beras CB PPKM sampai kepada KPM PKH dan BST di setiap ohoi.

Selain bantuan beras CB PPKM, disalurkan pula BST Tahap 14 dan 15 (bulan Mei dan Juni) kepada 4.006 KPM sebesar Rp. 600.000 untuk jangka watu 2 bulan.

“Saya harap, keluarga penerima bantuan dapat menggunakan bantuan sosial beras dan BST ini guna memenuhi kebutuhan keluarga khususnya pemenuhan asupan karbohidrat dan gizi yang memadai, sehingga dapat meningkatkan imunitas tubuh dalam menghadapi wabah bencana Covid-19 di daerah kita tecinta ini,” pungkasnya.

Pos terkait