Peduli Kasih Di Tengah Pandemi, Pemuda Di Malra Lakukan Ini

  • Whatsapp
Pemuda-Pemudi menggelar aksi #GerakanBerbagiUntukWarga di Langgur Kabupaten Maluku Tenggara, Sabtu (17-7-2021).

Langgur, Malukupost.com – Dampak munculnya pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yang melanda seantero Negara Kesatuan Republik Indonesia turut dirasakan pula warga masyarakat di Kabupaten Maluku Tenggara (Malra).

Dampak yang paling dirasakan yakni warga akar rumput (grass-roots) terutama dalam pemenuhan kebutuhan (ekonomi) hidup sehari-hari.

Kondisi akibat pandemi yang dialami masyarakat kecil di daerah (Malra) bukan saja tugas penyelenggara Pemerintah Daerah setempat namun menjadi tanggungjawab seluruh elemen masyarakat tanpa terkecuali.

Melihat kondisi demikian, sekelompok pemuda-pemudi di Langgur kabupaten Malra melakukan aksi sosial nyata dengan tetap mengkampanyekan untuk menaati Protokol Kesehatan (Prokes).

Dengan mengusung tema #GerakanBerbagiUntukWarga, para pemuda-pemudi di Malra menyatukan pikiran dan persepsi untuk membantu warga yang berkekurangan.

Koordinator aksi dimaksud yakni Wiro Sirken mengungkapkan, #GerakanBerbagiUntukWarga merupakan sebuah panggilan suci selaku anak-anak muda untuk berbagi dengan sesama yang berkekurangan, apalagi di tengah pandemi Covid-19 saat ini.

Sirken menjelaskan, aksi #GerakanBerbagiUntukWarga yang dilakukan ini tidak seberapa nilainya.

“Hari ini, semua kelebihan dan kekurangan yang kami miliki, kami bagikan kepada mereka. Ini tanggungjawab moril kami selaku anak-anak muda dalam melihat kesusahan saudara-saudara kami akibat dampak pandemi Covid ini,” ujarnya.

Diketahui, aksi #GerakanBerbagiUntukWarga yang dilakukan pada siang hari tersebut mendapat perhatian dari warga.

Meskipun dibawah teriknya matahari, sejumlah pemuda-pemudi yang sudah tertanam jiwa sosialnya tersebut menghentikan sejumlah kendaraan roda empat dan dua yang melintas.

Sejumlah sopir angkutan umum dan tokang ojek menjadi sasaran mereka untuk memberikan paket makanan dan air mineral.

Tidak cukup sampai disitu saja, aksi yang sama pun dilakukan di rumah penduduk yang berlokasi di kompleks jalan menuju TPU Perumnas.

Warga yang berlokasi di wilayah tersebut beraktifitas sebagai penumbuk batu untuk dijual sebagai penyambung hidup.

Dengan menjunjung tinggi falsasafah leluhur Evav (Kei) It Besa Ain Ni Ain (kita semua saudara), para pemuda-pemudi ini mulai membagikan paket makanan dimaksud kepada warga setempat yang sementara melakukan aktifitas menumbuk batu.

Selain dua lokasi tersebut, para penjual yang berlokasi di pasar Langgur pun tak luput dari aksi #GerakanBerbagiUntukWarga ini.

Sirken menandaskan, rasa kepedulian membantu sesama di tengah pandemi Covid-19 untuk mengurangi beban yang dirasakan.

“Hari ini kami bagikan makanan dan minuman untuk meringankan beban hidup mereka. Ini adalah aksi berbagi kepada warga yang terdampak langsung Covid-19,” imbuhnya.

Dirinya berharap, melalui aksi #GerakanBerbagiUntukWarga ini dapat memotivasi warga yang berkecukupan rezekinya untuk bisa berbagai dengan sesama.

“Saya berharap, semoga ada banyak perhatian (bantuan) dari kita semua yang berkecukupan rezekinya termasuk para pembesar-pembesar daerah ini, agar bisa meringankan warga yang benar-benar membutuhkan uluran tangan,” tukasnya.

“Kita orang Kei yang punya semangat ain ni ain dan it foing fo kut it fauw fo banglu. Jika kita bersama-sama maka bisa membantu sanak-saudara kita yang bekekurangan,” katanya lagi.

Sirken menegaskan, aksi #GerakanBerbagiUntukWarga yang dilakukan bukan sebatas hari ini saja namun akan terus dilakukan pihaknya.

 

Pos terkait