Status Darurat Bencana Maluku Ditetapkan Di Empat Daerah

Kepala BPBD Maluku, Henry Far Far
Kepala BPBD Maluku, Henry Far Far

Ambon, MalukuPost.com – Empat daerah di Maluku, yaitu Kota Ambon, Kabupaten Maluku Tengah, Kabupaten Buru dan Kabupaten Seram Bagian Timur ditetapkan status darurat bencana, berdasarkan laporan yang disampaikan Bupati/Walikota, akibat dilanda banjir dan tanah longsor di cuaca ektrim yang terjadi akhir-akhir ini.

Hal ini diungkapkan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Dearah (BPBD) Provinsi Maluku, Hendrik Far-Far menindaklanjuti pernyataan Gubernur, Murad Ismail dikonfirmasi, kamis (14/07/2021).

Dikatakan, status darurat bencana ini diberlakukan selama 14 hari kedepan terhitung tanggal 13 Juli.

Dengan demikian, masing-masing kabupaten/kota diinta untuk mengajukan usulan ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) tembusan ke Menteri Keuangan, Menteri Dalam Negeri, dan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) untuk bantuan perbaikan infrastruktur yang rusak akibat bencana banjir dan longsor. Menindaklanjuti hasil pendataan bersama Balai Wilayah Sungai dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).

“Hingga saat pendataan kerusakan masih dilakukan di lapangan oleh dinas PUPR masing-masing kabupaten/kota. Kemudian Dinas PUPR Provinsi menghimpun data juga dari Balai Jalan dan Jembatan dan Balai Wilayah Sungai, selanjutnya kita siapkan dalam bentuk proposal untuk dikirim ke Jakarta,”tuturnya.

Menurutnya, pengusulan dari empat daerah nantinya akan disampaikan bersamaan dengan pengusulan Cek Dam untuk lima sungai di Ambon.

“Jadi kalau Cek Dam sudah dibangun di wilayah sungai maka akan mengurangi resiko bencana banjir maupun longsor yang terjadi di Ambon,”ucap Far-Far.

Pos terkait