Tempat Tidur Ditambah Tindak Lanjut Lonjakan Kasus Covid-19 di Maluku

  • Whatsapp
ilustrasi nakes (dok detik.com)

Ambon, MalukuPost.com – Kasus Covid-19 di Provinsi Maluku terus bertambah setiap harinya, tercatat 3832 kasus dalam perawatan, terbanyak dari Ambon sebanyak 2497 kasus. Hal itu tentu berdampak terhadap ketersediaan tempat tidur di Rumah Sakit (RS) rujukan maupun tempat isolasi terpusat baik disiapkan pemerintah provinsi Maluku.

Juru bicara Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Maluku, dr. Adonia Rerung, menyatakan menindaklanjuti hal dimaksud, pemerintah dan Satgas penanganan Covid-19 akan menambah tempat tidur pada RS Rujukan Covid-19 maupun tempat isolasi terpusat.

“UntukK RS Rujukan Covid-19, seperti di RSUD dr. M. Haulussy Ambon dari 17 ditambah menjadi 50 tempat tidur, RS Siloam dari 50 kini menjadi 100 tempat tidur. Sedangkan isolasi terpusat di Asrama Haji Waiheru dari 150 menjadi 200 tempat tidur,”ujar dikonfirmasi media ini di Ambon, kamis (15/07/2021).

Dijelaskan Rerung, di kota Ambon dari 635 tempat tidur, 507 diantaranya telah terpakai, tersisa 128 tempat tidur. Dengan sebaran yakni :

  1. RSUP dr. J. Leimena kapasitas tempat tidur 110, terpakai 59 tersisa 51
  2. RSUD dr. M. Haulussy Ambon tersedia 50 terpakai 46 tersisa 4
  3. RS Tk. II. Prof Dr. J.A Latumeten kapasitas 62, terpakai 43 tersisa 19
  4. RSAL F.X. Soehardjo 52 terpakai 50 tersisa 2 tempat tidur.
  5. RS Bhayangkara dari 28 tempat tidur, terpakai 25 dan tersisa 3.
  6. RSKD dengan jumlah tempat tidur 25, terpakai 18 tersisa 7.
  7. RS Siloam 39, terpakai 27, tersedia 12.
  8. Asrama Haji 150, terpakai 154 terpakai.
  9. Guest House Garuda Inn 34 terpakai 22 tersisa 12.
  10. Hotel Everbright 45 terpakai 37 dan tersisa 8.
  11. Hotel Wijaya I 40 terpakai 26 dan tersisa 14.

Sedangkan untuk 10 kabupaten/kota, dari 968 tempat tidur, 685 diantaranya telah terpakai, tersisa 283 tempat tidur tersebar di :

Kota Tual :
RSUD Maren Hi Noho Renuat 14 tempat tidur sudah full.

Maluku Tengah :
RSUD Masohi dari kapasitas 60 tempat tidur, 46 terpakai dan tersisa 14,
RSUD Umarella dengan kapasitas tempat tidur 26 unit terisi seluruhnya bahkan kelebihan 3 pasien.
RSUD Saparua dengan kapasitas 24 tempat tidur juga sudah penuh.

Maluku Tenggara :
RSUD Karel Sadsuitubun dari 57 tempat tidur, terpakai 25 dan tersisa 32,
Diklat Karantina Ngilngof 47 tempat tidur terpakai 22 tersisa 25

Maluku Barat Daya (MBD):
RSUD Tiakur dengan jumlah tempat tidur 6, terpakai 2 dan tersisa 4.
Wisma Pemda MBD sudah terisi 10 tempat tidur alias full.

Seram Bagian Barat :
RSUD Piru dengan kapasitas tempat tidur 9, sudah full.

Seram Bagian Barat :
RSUD Bula di SBT jumlah tempat tidur 12, terpakai 4 tersisa 8.

Buru:
RSUD Namlea, jumlah tempat tidur 14, terpakai 10 tersisa 4

Buru Selatan :
RSUD dr. Salim Alkatiri – Namrole 10 tempat tidur terisi seluruhnya.

Kepulauan Tanimbar :
RSUD dr. P. P. Magreti jumlah tempat tidur 15, terpakai 8 tersisa 7.

Kepulauan Aru :
RSUD Cendrawasih Dobo Kabupaten Kepulauan Aru dengan jumlah tempat tidur 29 terpakai 9 tersisa 20.

Pos terkait