Ini Sikap DPRD Ambon Terkait Program Vaksinasi Anak 12 Tahun Keatas

  • Whatsapp
Ketua Komisi II DPRD Kota Ambon, Jafry Taihuttu

Ambon, MalukuPost.com – Ketua Komisi II DPRD Kota Ambon, Jafry Taihuttu menyatakan program vaksinasi yang dilakukan untuk anak berusia 12 tahun keatas harus dilakukan tanpa ada paksaan.

“Program vaksinasi ini kan program Pemerintah Pusat, karena itu saya kira yang pertama Dinas kota mesti pastikan bahwa itu tidak ada unsur paksaan. Sifatnya himbauan khusus bagi anak yang 12 tahun keatas,” ujarnya di Ambon, Kamis (12/08/2021).

Menurut Taihittu, program vaksinasi tersebut mesti ada persetujuan dari orang tua, sehingga tidak terkesan ada upaya pemaksaan dan harus sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP).

“Kami mendukung langkah dan kebijakan Pemerintah Kota, namun dengan catatan mesti ada persetujuan orang tua, yang kedua sifatnya himbauan, tidak boleh ada paksaan, dan sesuai dengan SOP,” katanya.

“Jangan dikira anak kecil itu gak ada penyakit bawaan, lalu kalau mau vaksin, vaksin saja. Apa yang dilakukan dengan SOP untuk vaksin secara umum ini saya kira dipakai,” katanya lagi.

Dijelaskan Taihuttu, edukasi harus dilakukan dan berjalan terus agar para orang tua menjadi yakin dan percaya, sebab yang ada dalam diri ialah kecemasan terhadap Hoaks yang banyak beredar diluar, dan membuat orang tua sendiri takut apa lagi anak mereka.

“Makanya saya kira Dinas Kesehatan Kota Ambon yang sudah menunjuk puskesmas-puskesmas untuk melakukan pelayanan vaksin itu mesti mengedukasi agar lega dan tidak ada was was dari mereka. Bilang ke mereka, kalau anak kecil vaksinnya kaya begini, dampaknya apa? Pendamping kami di DPRD saja ketika divaksin, demam saja dia puyeng sendiri apa lagi anak kecil,” tandasnya.

Pos terkait