Pastor Böhm Dibaringkan Dekat Uskup Sol Dan Uskup Grent

  • Whatsapp
Jenazah Pastor Cornelis Johannes Bohm MSC beberapa saat sebelum dimakamkan (foto crts youtube pius titir)

Laporan Rudi Fofid – Ambon

Malukupost.com – “Sayangilah kami, sayangilah kami, hai, sekalian sahabat kami, sebab kami disiksa, tangan Tuhan.” Nyanyian dukacita oleh para biarawati, pastor, frater, dan umat berkumandang ketika jenazah Pastor Cornelis Johannes Böhm MSC tiba di pemakaman khusus, Ahuru, Ambon, Sabtu (21/8) petang.

Pastor Paroki Ahuru Carol Jamrevav menyambut kedatangan arak-arakan. Kaum Bapa Katolik Paroki Santo Joseph Passo menandu jenazah memasuki areal pemakaman.

Beberapa waktu sebelumnya, arak-arakan lebih dulu menempuh perjalanan di jalan raya dari Gereja Katedral sampai ke Ahuru. Misionaris asal Belanda yang mengabdi lebih setengah abad di Maluku tersebut akhirnya dibaringkan di tengah biarawan-biarawati Keuskupan Amboina yang lebih dulu berpulang. Misa pemakaman dipimpin Pastor Igo Refo Pr di gereja dan berakhir di Ahuru menjelang senja.

Dalam ibadah di atas tanah makam, pastor membekati dan mendupai tanah makam, mendoakannya untuk yang terakhir kali dan akhirnya dikembalikan kepada tanah.

Makam Pastor Böhm bersebelahan dengan biarawati Andrea pBHK asal Belanda, dan menyilang dekat dua sosok kelahiran Belanda yang pernah menjadi uskup Amboina yakni Mgr Joseph Grent MSC dan Mgr Andreas P. C. Sol MSC, serta juga sejajar dengan Pastor Willibrordus Zomer MSC. Makam dikelilingi pohon-pohon perdu, rumpun bambu, pohon beringin, dan tanaman hias, dan paku-pakuan.

Seperti misionaris-misionaris asal Belanda lainnya, Pastor Böhm berkeinginan untuk tetap tinggal di Ambon sampai akhir hayat. Keinginan Pastor Böhm menjadi “tanah Ambon” sebagaimana kerap diungkapkannya, tercapai sudah. (Malukupost)

PERBAIKAN:
Pada paragraf kedua berita ini, sebelumnya tertulis Kaum Bapak Katolik Ahuru.  Seharusnya, Kaum Bapak Katolik Paroki Santo Joseph Passo.  Mohon maaf untuk kekeliruan ini.   Terima kasih atas koreksi pembaca John Sirwutubun pada kolom komentar.  (Redaksi)

Pos terkait