Direktur Utama MEA, Ir. Musalam Latuconsina menyatakan upaya MEA untuk fokus mengalihkan hak 10% Maluku di tiga blok menunjukkan telah sampai pada tahap ketujuh dimana Maluku dapat mengetahui secara detail besaran minyak dan gas yang selama ini dieksploitasi.
“Acara ini adalah tahapan resmi yang diatur oleh Kementerian ESDM dimana MEA dapat mengkaji lebih dalam seluruh data Migas di setiap blok sehingga secara jelas kita dapat mengetahui besaran output minyak dan gas yang diambil dari perut bumi Maluku, sehingga potensi PAD buat Daerah juga dapat dihitung secara pasti di setiap tahunnya,”ujarnya dalam siaran pers yang diterima media ini, Sabtu (21/08/2021).
Musalam berharap dengan dilaksanakannya Penandatanganan Berita Acara Pembukaan Data bersama K3S Citic Seram Energy Ltd. menjadi bukti keseriusan MEA dalam mengawal proses Pengalihan PI 10% WK Seram Non-Bula.
“Untuk itu, kami berharap doa dan dukungan semua pihak agar MEA dapat serius dan fokus dalam bekerja,” pintanya.


