Tual, Malukupost.com – Wali Kota Tual Adam Rahayaan, menghadiri acara Khotmil Qur’an Masal dan Wisuda ke 1 Santri TPQ se-Desa Tayando Yamtel (30/8/2021).
Untuk itu dengan menghadirkan Program Buta Aksara Baca Al-Qur’an dan membumikannya di daerah itu, Walkot juga mengajak masyarakat untuk dapat wujudkan Kota Tual sebagai Kota Religi.
“Program ini baru di loncing tanggal 17 Agustus kemarin. dan pada tahun 2022 sudah sepenuhnya berjalan, untuk itu saya harapkan kita dapat Bumikan Al-Qur’an.” ujarnya
Rahayaan katakan, Al-Qur’an merupakan kitab suci yang perlu dibacakan umat muslim, sehingga lewat momentum dihari ini sebagai langkah awal untuk Bumikan Al-Qur’an di daerah ini.
“Mari kita terus dekatkan diri dengan Al-Qur’an, karena dengan jalan itulah yang dapat menyelamatkan kita di akhirat nanti.” pintanya
Pemerintah Kota Tual, lanjut Rahayaan katakan telah berkomitmen, untuk tetap melakukan perubahan dalam berbagai sendiri kehidupan,
Yang salah satunya adalah mewujudkan Kota Tual sebagai Kota Religi, dengan menghadirkan Program Buta Aksara Baca Al-Qur’an pada tahun 2022 nanti.
“Semoga niat baik ini mendapat dukungan dari berbagai pihak, dan menjadi amal jariyah untuk kita semua.” ucapnya
Turut hadir dalam acara tersebut Ketua DPRD Kota Tual, hadir pula Kepala Kendepag setempat, juga sejumlah unsur OPD dalam lingkup Pemkot Tual.
Sekedar diketahui, peserta yang ikut dalam Khotmil Qur’an Masal dan Wisuda ke-1 Santri TPQ se-Desa Tayando Yamtel tahun 2021, sebanyak 70 orang santri.


