Momentum FPMK 2021 Sebagai Wahana Pengembangan Pariwisata Dan Ekonomi Kreatif

  • Whatsapp
Bupati Maluku Tenggara Drs. Hi. Muhamad Thaher Hanubun menyampaikan sambutannya dalam acara Talkshow Harmony Festival Pesona Meti Kei melalui Zoom Meeting, Kamis (21/10/2021)

Langgur, MalukuPost.com – Rangkaian kegiatan Festival Pesona Meti Kei (FPKM) Tahun 2021 resmi digelar, Kamis (21/10/2021), yang diawali dengan Talkshow Harmony Festival Pesona Meti Kei.

Kegiatan yang digelar melalui Zoom Meeting tersebut dihadiri pula oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, Sandiaga Uno.

Selain itu, nara sumber dalam talkshow tersebut yakni Bupati Maluku Tenggara (Malra) M. Thaher Hanubun, Anggota DPR RI Komarudin Watubun, Kepala Dinas Provinsi Maluku Prof. DR. Ir. Marcus Jozef Pattinama, DEA., Kepala Dinas Pariwisata Malra Nurjanah Yunus, ST.MM.M.Si dan Pakar Antropologi Founder Studi Wisata Berkarakter (Dosen STP Trisakti) Dr. Husen Hutagalung.

Bupati Hanubun dalam sambutannya mengungkapkan, perjalanan enam tahun FPMK sebagai event kebanggaan masyarakat Kabupaten Malra, sejak ditetapkan pertama kalinya sejak tahun 2016 sampai dengan hari ini, sudah banyak memberikan kesan dan pengalaman bagi warga masyarakat Malra maupun para tamu yang berkunjung.

Dari waktu ke waktu, seiring dengan segala proses yang mewarnai lembaran sejarah perjalanan event pariwisata di Kabupaten Malra, semakin menunjukan eksistensi dengan ditetapkannya Festival Pesona Meti Kei sebagai salah satu event pada Kharisma Event Nusantara Tahun 2021 oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia.

Dijelaskannya, momentum FPMK sebagai suatu wahana bagi kita untuk mengembangkan Pariwisata dan ekonomi kreatif sebagai pendukung sektor ekonomi untuk meningkatkan pendapatan bagi pelaku dan pengelola pariwisata ekonomi kreatif serta mendorong investasi pariwisata di Kabupaten Malra.

“Saya perlu mengingatkan kepada kita semua baik Pemerintah Daerah, Panitia, koordinator serta para peserta Talkshow Harmony Festival Pesona Meti Kei bahwa saat ini kita akan memulai pelaksanaan rangkaian FPMK 2021 namun perlu diingat kita masih berada didalam situasi Pandemi Covid 19 untuk itu kita memperhatikan secara baik dan mematuhi protokol Covid dengan mencuci tangan, menjaga jarak dan memakai masker. Selain itu kita jadikan FPMK sebagai event Bebas Sampah dan Event Bebas Plastik,” katanya.

Untuk itu, dirinya mengajak semua pihak baik Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi Maluku, dan kabupaten Maluku Tenggara, para narasumber, inluencer serta masyarakat kepulauan Kei untuk mendukung dan berpartispasi, menyukseskan agenda besar ini, sehingga benar-benar dapat dimaksimalkan, selain sebagai sarana untuk mengenalkan budaya dan kekayaan alam Kepulauan Kei kepada dunia, juga sebagai upaya untuk semakin menumbuhkan rasa cinta orang Kei pada daerah dan kekayaan alam serta budayanya.

“Event ini juga diharapkan menjadi kesemapatan, guna tumbuh dan berkembangnya pariwisata Kepulauan Kei sebagai destinasi unggulan nasional di wilayah Timur Indonesia,” pungkasnya.

Pos terkait