Semarak Festival Pesona Meti Kei 2021, Ini Jadwalnya

Time Line FPMK Kabupaten Maluku Tenggara 2021. (foto: Panitia FPMK)

Langgur, MalukuPost.com – Dengan mengusung tema (konsep) Hybrid, Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara melaksanakan Festival Pesona Meti Kei (FPMK) Tahun 2021.

Berbeda dengan pelaksanaan pada tahun-tahun sebelumnya, konsep hybrid yang diusung menjadikan FPMK dapat disaksikan (ditonton) di seluruh dunia secara live.

Konsep hybrid merupakan penggabungan kegiatan offline dan disiarkan secara online melalui kanal youtube Visit Kei.

Kegiatan offline dimaksud akan menampilkan berbagai tarian tradisional Kei, aktifitas masyarakat dengan menerapkan protokol kesehatan berbasis pada Cleanliness (Kebersihan), Health (Kesehatan), Safety (Keamanan), dan Environment Sustainability (Kelestarian Lingkungan) disingkat CHSE yang adalah program Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) Republik Indonesia.

Konsep ini juga sesuai dengan tema event yakni “FPMK 2021 wujudkan Maluku Tenggara sebagai destinasi wisata yang ramah lingkungan dan berkelanjutan”.

Dengan konsep hybrid maka Pemkab setempat melalui panitia FPMK dapat mengumumkan (secara live) ke seluruh dunia tentang adanya festival yang dilakukan berdasarkan protokoler kesehatan berbasis CHSE penyelenggaran event, sehingga seluruh masyarakat dapat menyaksikan kegiatan FPMK 2021 dari rumah.

Selanjutnya, rangkaian kegiatan offline akan didokumentasikan dalam video dan disajikan secara virtual dengan dipandu host/pembawa acara.

Informasi yang berhasil dihimpun MalukuPost.com, rangkaian kegiatan FPMK Tahun 2021 akan mulai digelar dari tanggal 21 – 29 Oktober dengan sejumlah perlombaan juga telah disiapkan untuk diselenggarakan.

FPMK akan diawali dengan kegiatan opening ceremony (pencanangan FPMK 2021) pada tanggal 21 Oktober sekaligus kegiatan Talk Show Harmoni Pesona Meti Kei 2021 (secara online) yang dipusatkan di Kantor Bupati Malra.

Selanjutnya, pada tanggal 23 Oktober akan dilaksanakan kegiatan Karnaval Budaya
yang dipusatkan di Stadion Maren Langgur dan melibatkan siswa-siswi TK hingga SMA di kabupaten Malra. Karnaval budaya tersebut dikemas dengan menerapkan prokes CSHE dan tidak diperbolehkan adanya penonton di stadion.

Dalam karnaval budaya tersebut, panitia akan melakukan pengambilan video secara offline. Selanjutnya, video tersebut dan video lainnya akan dibuat menjadi video hybrid.

Agenda selanjutnya yakni lomba Layangan Hias pada lokasi wisata Ngur Sarnadan di ohoi (desa) Ohoililir pada tanggal 24 Oktober.

Disusul lomba Futsall Extreme di ohoi Ohoidertawun digelar tanggal 25 Oktober, dan lomba Dayung Sampan di ohoi Letman pada tanggal 26 Oktober.

Tanggal 27 Oktober digelar kegiatan Hoping Island di kawasan Pulau Sepuluh. Sementara kegiatan Wer Warat (tangkap ikan secara tradisional yang dikenal dengan tarik tali) akan digelar di Pulau Tarwa.

Untuk puncak acara FPMK 2021 akan dilaksanakan pada tanggal 29 Oktober yang diawali dengan kegiatan Tour De Moluccas (TDM).

Kegiatan TDM akan dihelat pada pagi hari dengan titik start halaman kantor Bupati setempat dan berakhir di Ngurbloat, kemudian dilanjutkan dengan acara punyak FPMK.

Untuk diketahui, event FPMK 2021 Malra masuk dalam kalender Kharisma Nusantara.

Panitia menargetkan melalui event tersebut kunjungan wisatawan yang datang melihat keindahan Pulau Kei semakin banyak.

Pos terkait