Kerukunan Serta Sinergitas Kepemimpinan Walkot dan Wawali Tual Patut diteladani

  • Whatsapp

Tual, Malukupost.com – Kerukunan serta Sinergitas antara Wali Kota (Walkot) Tual Adam Rahayaan, dan Wakil Wali (Wawali) Kota setempat Usman Tamnge, dalam menjalankan roda pemerintahan patut untuk diteladani.

Hal tersebut terlihat jelas dari pantauan Malukupost.com pada hari yang begitu Indah Senin (8/11/2021) terpancar sebuah Kerukunan dan Sinergitas yang di pamerkan,

Lewat acara syukuran atas Tiga Tahun kepemimpinan Wali Kota Tual dan Wakilnya, dalam menjalankan roda Pemerintahan, yang bertempat di halaman kantor Kepala daerah setempat.

 

Dari ujung kanan Ibu Wali Kota Tual kedua dari kanan Bpk Wali Kota Tual, ujung kiri Ibu Wakil Wali Kota Tual, kedua dari kiri Bpk Wakil Wali Kota Tual, saat acara syukuran Tiga Tahun kepemimpinan di Kota Tual. 

 

Untuk itu Rahayaan katakan, tiga tungku pada pemerintahan harus terus dijaga, sehingga tetap dalam satu pandangan maupun persepsi yang sama,

Agar pembangunan yang dilakukan dalam daerah, terus berjalan dengan baik sehingga dapat terlaksana sesuai dengan yang diharapkan.

“Hingga kini Saya bersama Wakil Wali Kota masih tetap harmonis serta Bersinergi dalam menjaga dan menjalankan roda pemerintahan.” tutur Rahayaan lewat sambutannya pada acara syukuran Tiga Tahun kepemimpinannya di Kota Tual

Menurutnya, sebagai Politisi dirinya mengetahui ada upaya dari oknum-oknum yang tidak tertanggung jawab, hendak memecah hubungan dan keharmonisan dirinya bersama wakil walikota setempat.

“Akan tetapi Keharmonisan ini, akan terus kami jaga serta rawat hingga akhir nanti, demi kebaikan bersama dan khususnya demi kebaikan masyarakat Kota Tual pada umumnya.” ucap Rahayaan

Kerukunan serta Sinergitas antara Kepala Daerah dan Wakilnya dalam menjalankan roda Pemerintahan, merupakan kunci keberhasilan suatu Daerah.

Dikutip dari TEMPO.CO Konflik Kepemimpinan antara Kepala Daerah dan Wakilnya masih banyak ditemukan, sehingga baru-baru ini, menjadi sorotan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian.

Tito mengatakan masih banyak menemukan konflik antara kepala daerah dengan wakilnya. Bahkan tak jarang kedua pihak saling menyerang lewat pernyataan-pernyataan berkonotasi negatif di media massa.

“Sumber disharmoni atau konflik yang terjadi pada pengampu jabatan di (suatu) daerah tersebut, biasanya berpangkal dari dua hal, yaitu soal kewenangan dan masalah keuangan.” ujar Tito saat acara pembekalan kepala daerah, senin (13/9/2021).

Menurutnya, kasus konflik antar pimpinan ini, dapat membuat organisasi pemerintah daerah menjadi tidak sehat serta dipenuhi oleh banyak permasalahan, baik internal maupun eksternal.

Untuk itu Tito ingatkan kepada para Kepala daerah dan wakilnya agar bekerja dengan rukun serta bersinergi dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

“Kepala Daerah dan Wakilnya harus sama-sama menjaga hubungan yang baik, serta perlu menjaga dan meluruskan niat bersama untuk mengabdi pada masyarakat.” tutur Tito

 

 

 

Pos terkait