Dewan Hakim dan Panitera MTQ Kabupaten Malra Dituntut Objektif dan Jujur

Bupati Maluku Tenggara, Muhammad Thaher Hanubun melantik dan mengukuhkan Dewan Hakim dan Panitera MTQ tingkat Kabupaten, Kamis (09/12/2021)

Hanubun: “Bertanggung jawab Mengawal Kemurnian Tujuan Mulia MTQ”

Langgur, MalukuPost.com – Bupati Maluku Tenggara, Muhammad Thaher Hanubun melantik dan mengukuhkan Dewan Hakim dan Panitera Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Kabupaten Maluku Tenggara.

Bupati Hanubun menyatakan sumpah yang diucapkan Dewan Hakim dan Panitera dalam ikrar sesungguhnya mengandung tugas dan tanggung jawab hati nurani, yang akan dipertanggungjawabkan.

Bupati Maluku Tenggara, Muhammad Thaher Hanubun

“Dalam sebuah kelaziman, keputusan dewan hakim tidak dapat diganggu gugat, karena itu Dewan Hakim dituntut objektif, cermat, jujur benar dalam memberikan penilaian,” ujarnya di Danar, Kamis (09/12/2021) malam.

Bupati Hanubun menandaskan, Dewan hakim dan Panitera harus bebas dari intervensi atau pengaruh siapapun, kepentingan tertentu atau ajakan untuk berpihak dan berlaku tidak adil dan jujur.

“Saya minta Dewan Hakim dan Panitera untuk konsisten terhadap pedoman perhakiman dan mengesampingkan hal-hal yang dapat mempengaruh kemurnian dan obyektifitas penilaian,”tegasnya.

Bupati Hanubun yakin, dewan hakim yang ditunjuk merupakan figur yang memiliki integritas dan profesional, yang sangat menentukan keberhasilan kegiatan MTQ tingkat kabupaten Maluku Tenggara.

“Kode Etik Dewan Hakim dan Panitera MTQ tidak membenarkan untuk menerima sesuatu pemberian atau apapun sebagai ungkapan terima kasih, sepanjang hal itu diduga berkaitan dengan kepersertaan atau kejuaraan dalam MTQ ini,” bebernya.

Bupati Hanubun berharap, MTQ tingkat Kabupaten Maluku Tenggara semakin berkualitas dan mengalami peningkatan dalam semua aspek sehingga diminta perhatian dan keseriusan bersama terutama LPTQ kabupaten sebagai lembaga yang berkompeten dalam pengembangan kegiatan Tilawatil Qur’an agarkualitas perhakiman dan sistem penilaian makin baik dawi waktu ke waktu.

“Dari satu MTQ ke MTQ berikutnya harus ada peningkatan dan penyempurnaan yang terlihat secara nyata. kekurangan yang terjadi dalam satu penyelenggaraan MTQ tidak boleh terulang kembali. Saya tetap berkomitmen agar MTQ harus menghasilikan kader-kader terbaik bukan hanya dalam hal kepandaian, namun dapat dibumikan di bumi Larvul Ngabal,” katanya.

“Untuk dewan hakim dan Panitera MTQ turut bertanggung jawab untuk mengawal kemurnian tujuan mulia MTQ ini. Dengan nieat dan tujuan yang lurus dan benar, maka apa yang kita lakukan menjadi amal ibadah kita semua,” katanya menambahkan.

Pos terkait