Langgur, MalukuPost.com – Pemkab (Pemkab) Maluku Tenggara (Malra) bekerjasama dengan TNI/Polri dan TP-PKK setempat melaksanakan Vaksinasi Massal kepada warga di kabupaten Malra.
Bupati M. Thaher Hanubun mengungkapkan, vaksinasi yang dilaksanakan sejak tanggal 27-30 Desember tersebut merupakan tindak lanjut pertemuan bersama Menteri Dalam Negeri (Mendagri) pada 23 Desember 2021 dan Surat Edaran nomor 440/6173/SJ tentang pencegahan dan penanggulangan Covid-19 varian Omicron, serta Peraturan Pemerintah nomor 18 tahun 2021.
“Vaksinasi massal kepada warga di Malra sejak tanggal 27 hingga 30 Desember besok merupakan tindak lanjut pertemuan Mendagri bersama Gubernur Maluku, serta Bupati dan Walikota se-Maluku tanggal 23 kemarin, sekaligus tindak lanjut Surata Edaran Mendagri dan PP 18 tahun 2021,” kata Bupati Hanubun disela-sela kegiatan vaksinasi massal yang dipusatkan di Gedung Serbaguna Larwul Ngabal Langgur, Selasa (28/12/2021).
Bupati Hanubun menjelaskan, Mendagri pada pertemuan tersebut menekankan upaya semua pihak dari pusat sampai ke daerah-daerah untuk mewaspadai varian baru Covid-19 yakni Omicron.
“Jadi, bagaimana kita menghalau Omicron, sehingg kita harus siap dengan kondisi matang dengan capaian vaksinasi Covid-19. Kita sudah tindaklanjuti dan harapannya adalah masyarakat Malra di mana saja berada baik di pulau Kei Kecil, Kei Besar, Pulau Ur, Warbal, Tanimbar Kei dan sekitarnya, untuk dapat menerima vaksin Covid-19. Vaksinasi massal sementara berjalan hingga tanggal 30 nantinya, dan kita sudah mendekati cakupan 70 persen, harapannya di tanggal 30 sudah kita capai,” tandasnya.
Capaian vasinasi kabupaten Malra yang disampaikan Bupati Hanubun di hadapan Mendagri dan Gubernur dalam pertemuan dimaksud, didukung penuh oleh TNI/Polri dan OPD serta semua pihak.
“Saya cuma tekankan, bahwa apa yang diperintahkan oleh Gubernur dan Mendagri sudah saya tindak lanjuti,” Pungkasnya.
Sekedar informasi, sesuai data yang dihimpun dari Tim Percepatan Vaksinasi Covid-19 Malra pada Dinas Kesehatan setempat menyebutkan, hingga sore ini capaian vaksinasi sudah 68.05 persen.


