Hingga Tahun 2021 Pemkab Malra Alokasikan Anggaran 58 Miliar Bangun Sarana Peribadatan

Penandatangan Prasasti Peresmian Gedung Gereja St. Servasius dan Prasasti Pastoran Stasi Sathean oleh Gubernur Maluku Irjen Pol (Purn) Murad Ismail dan Bupati Malra Drs. Hi. Muhamad Thaher Hanubun, yang disaksikan langsung oleh Administrator Apostolik Keuskupan Amboina Mgr. Petrus Canisius Mandagi MSC. Senin (3/1/2021).

Langgur, MalukuPost.com – Sejak 2018 hingga 2021 Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maluku Tenggara (Malra) dibawah kepemimpinan Bupati M. Thaher Hanubun dan Wakil Bupati Petrus Beruatwarin telah mengalokasikan dana hingga Rp. 58 miliar untuk pembangunan rumah ibadah di daerah setempat.

“Sejak saya bertugas bersama Wakil Bupati pada Oktober 2018 hingga saat ini, Pemkab dengan dukungan DPRD telah mengalokasikan Rp.58 miliar bagi pembangunan rumah ibadah serta kegiatan keagamaan di daerah ini,” ungkap Bupati Hanubun disela-sela peresmian gedung Gereja Santo Servasius dan Rumah Pastor, Stasi Sathean, Paroki Santo Ludovikus, Senin (3/1/2021).

Hadir pula dalam kegiatan tersebut yakni Gubernur Maluku Murad Ismail, dan Administrator Apostolik Keuskupan Amboina Mgr. Petrus Canisius Mandagi MSC.

“Salah satu hasilnya seperti saat ini dapat kita lihat sendiri dengan diresmikannya juga gedung Pastoran yang representatif untuk Stasi Sathean,” ujarnya.

Bupati Hanubun yang dijuluki Bapak Toleransi Umat Beragama di Malra mengatakan, pengalokasian dana bantuan untuk rumah ibadah baik itu gereja maupun masjid, tetap merata.

“Pembangunan gereja Santo Servasius ini tentunya menjadi kebanggaan umat Stasi Sathean. Berkat kerjasama semua komponen, dan juga material maupun keuangan serta dukungan pemerintah Provinsi Maluku dan Pemkab Malra, maka pembangunan gedung gereja ini dapat diselesaikan pada waktunya,” tandasnya.

Untuk diketahui, menara lonceng Gereja Santo Servasius Stasi Sathean tersebut belum diselesaikan pembangunannya.

Olehya itu, Gubernur Maluku Murad Ismail yang hadir saat itu menjanjikan akan merampungkan pembangunan menara lonceng pada Gereja Santo Servasius Stasi Sathean sebagai wujud kepedulian pemerintah provinsi Maluku terhadap pembangunan rumah ibadah untuk menjaga kerukunan umat beragama.

“Khusus untuk gereja yang kita resmikan saat ini, dimana masih belum adanya menara lonceng, maka ini akan kita selesaikan nanti dan itulah salah satu kepedulian pemprov Maluku,” tegasnya.

Pos terkait