Ini Penjelasan Kadinkes Malra Terkait Vaksinasi Bagi Anak Usia 6-11 Tahun

Langgur, MalukuPost.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maluku Tenggara (Malra) lewat Dinas Kesehatan setempat dalam waktu dekat akan melaksanakan Vaksinasi Covid-19 untuk anak-anak usia 6-11 tahun.

Kepada media ini di Langgur, Kamis (20/1/2022), Juru Bicara Percepatan Penanganan Covid-19 kabupaten Malra, dr. Katrinje Notanubun, membenarkannya.

dr. Notanubun yang juga adalah Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan Malra menjelaskan, vaksinasi anak sekolah usia 6-11 tahun sudah dilaksanakan di seluruh Indonesia termasuk provinsi Maluku.

“Seluruh kabupaten/kota di provinsi Maluku sudah dihimbau untuk melaksanakan vaksinasi anak usia 6-11 tahun, dan sasaran yang kami dapat yakni 12.926 anak. Kemarin kami sudah rapat koordinasi bersama Polres Tual yang dihadiri oleh beberapa dinas diantaranya Kesehatan, Pendidikan dan Dukcapil baik dari kabupaten Malra maupun Kota Tual untuk menyamakan persepsi sekaligus penyediaan data,” katanya.

Khusus untuk Malra, data anak usia 6-11 tahun dari dinas Pendidikan yang disampaikan kurang lebih 11.441, sementara data dari Dukcapil yakni 11 ribu.

“Kami (dinas Kesehatan) dengan 18 tim vaksinator yang tersebar di 18 Puskesmas, kami siap untuk melayani siswa-siswi SD maupun TK yang berusia 6 tahun keatas,” ujarnya.

Selaku Kadis Kesehatan dirinya telah melakukan beberapa langkah antisipatif terkait pelaksanaan vaksin bagi anak-anak.

Langkah pertama yakni meminta data dari Kadis Pendidikan.

Yang kedua, meminta setiap kepala puskesmas untuk melakukan edukasi, koordinasi dan sosialisasi ke pihak sekolah terkait dengan murid-murid yang akan divaksin. Dan yang ketiga, dirinya juga sudah meminta puskesmas-puskesmas untuk nantinya menyusun jadwal vaksinasi yang direncanakan tanggal 24 Januari 2022 sudah dimulai pelaksanaannya.

Selain itu, lanjut dr. Notanubun, dirinya juga sudah meminta permintaan logistik vaksin di Provinsi Maluku.

“Itulah langkah-langkah yang kami lakukan, mudah-mudahan dalam beberapa hari ini jadwal sudah kami keluarkan, sehingga memudahkan pihak puskesmas melakukan vaksinasi. Selain bagi anak-anak, kami juga tetap melakukan vaksinasi untuk umum agar semuanya tetap berjalan,” pungkasnya.

Pos terkait