Ambon, MalukuPost.com – Sempat zero (nihil) kasus, kini penyebaran covid-19 di Maluku kembali meningkat drastis. Berdasarkan release satuan tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Provinsi Maluku per tanggal 1 Februari tercatat sudah ada 153 kasus di Maluku.
Juru bicara Satgas covid-19 Provinsi Maluku, Adonia Rerung menyatakan kasus terbanyak di kota Ambon 139 kasus, sisanya dari Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) 2 kasus, Kota Tual 1 kasus, Kabupaten Kepulauan Aru 2 kasus, Kabupaten Seram Bagian Barat 2 kasus, Kabupaten Maluku Tengah 5 kasus, Kabupaten Buru 2 kasus.
“Sementara empat daerah lainnya, Kabupaten Buru Selatan, Kabupaten Seram bagian Timur, Kabupaten Kepulauan Aru dan Kabupaten Maluku Tenggara nihil kasus. Untuk 153 kasus, 21 diantaranya menjalani perawatan di fasilitas kesehatan, sedangkan 132 kasus menjalani isolasi mandiri,”ungkapnya di Ambon, selasa (02/01/2022).
Dijelaskan Rerung, peningkatan kasus belum bisa dipastikan disebabkan varian baru Omicron. Namun jika dilihat tren kasus belakangan ini, patut diduga sudah ada varian Omicron, seiring arus masuk dari Jakarta terbuka.
“Belum ada dipastikan kalau Omicron, tetapi patut diduga seperti itu bisa. Karena ini kasus baru meningkat setelah sudah zero muncul kasus naik, patut diduga ini omicron,”ucapnya.
Rerung menambahkan, guna memastikan sudah atau tidak adanya varian, hal itu harus dibuktikan dengan pemeriksaan lebih detail dengan mengirimkan sampel swab ke Balitbangkes di Jakarta.
“Yang perlu dilakukan saat ini perketat akses keluar masuk ke Maluku disamping pentingnya penerapan protokol kesehatan (prokes),” pungkasnya.


