BET Terancam 15 Tahun Penjara Akibat Pukuli Teman Hingga Meninggal

Ambon, MalukuPost.com – BET alias B (16) harus menanggungjawabkan perbuatannya di balik jeruji besi, karena memukili NRW alias N, yang merupakan teman bermainnya hingga meninggal dunia.

Kasi Humas Polresta Pulau Ambon Pulau-pulau Lease, Ipda Moyo Utomo mengatakan pelaku BET yang telah ditangkap 10 Juni lalu oleh personil Unit PPA & Unit Buser Satreskrim, yang dipimpin oleh Kanit Buser, Ipda S Taberima dan Kanit PPA, Aipda O. Jambormias, dituntut dengan tindak pidana kekerasan terhadap anak sebagaimana dimaksud dlm Pasal 80 ayat (1), ayat (2), ayat (3) UU RI No. 35 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas UU No. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

“Untuk ancaman hukumnya, BET terancaman pidana penjara paling lama 15 tahun penjara,”ujarnya di Ambon, senin (20/06/2022).

Dijelaskan Moyo, tindak pidana kekerasan terhadap anak ini dilaporkan oleh ibu korban dengan laporan polisi No : LP/289/IV/2022/Maluku/Resta Ambon, tertanggal 09 Juni 2022. Peristiwa itu terungkap ketika pelapor (ibu korban) sedang berada di rumah, kemudian tiba tiba teman-teman korban datang ke rumah dan memberitahukan kepada pelapor bahwa korban telah dipukuli hingga pingsan.

“Setelah itu pelapor bersama dengan teman-teman korban pergi menemui korban di tempat kejadian, kemudian mendapati korban saat itu telah meninggal dunia, karena sebelumnya pelapor sudah meraba dada dan tidak mendengar denyut jantung korban,” ungkapnya.

Moyo menambahkan, setelah itu pelapor membawa korban ke rumah sakit, dokter mengatakan korban telah meninggal dunia. Akibat kejadian tersebut pelapor kemudian melaporkan ke kantor kepolisian Polresta P. Ambon guna diproses sesuai hukum yg berlaku.

“Jadi pada saat kejadian pelaku anak melakukan kekerasan terhadap korban anak dengan cara memukuli korban anak berulang kali menggunakan kepalan tangan kanan dan tangan kirinya mengenai kepala bagian belakang korban hingga korban tidak sadarkan diri,”katanya.

Belum diketahui motif pemukulan oleh pelaku hingga menyebabkan korban meninggal dunia.

Pos terkait