Sejak Dahulu Pelabuhan Elat Jadi Simpul Konektivitas Wilayah Pulau Kei Besar

Peresmian Lampu Pelabuhan 20 Meter pada Pelabuhan Elat oleh Bupati M. Thaher Hanubun dan Direktur Kenavigasian Dirjen Perhubungan Laut, Kementerian Perhubungan, Hengki Angkasawan. Kamis (15/7/2022).

Langgur, MalukuPost.com – Bupati Maluku Tenggara (Malra) M. Thaher Hanubun menyatakan, Pelabuhan Elat dalam sistem jaringan transportasi di Malra, memiliki peran yang sangat strategis.

Selain itu, sejak dahulu kala, Pelabuhan Elat menjadi simpul konektivitas untuk wilayah Pulau Kei Besar.

Ketegasan tersebut disampaikan Bupati Hanubun disela-sela kegiatan peresmian Lampu Pelabuhan 20 Meter pada Pelabuhan Elat, Kamis (15/7/2022).

Hadir dalam kegiatan tersebut yakni Direktur Kenavigasian Dirjen Perhubungan Laut, Kementerian Perhubungan, Hengki Angkasawan.

Bupati Hanubun menjelaskan, beban pelayanan penyeberangan di Pelabuhan Elat dari waktu ke waktu semakin meningkat. Kebutuhan sarana dan prasarana, untuk peningkatan pelayanan sangat diperlukan.

Akibat dari tingginya aktivitas, maka daya dukung dan daya tampung Pelabuhan Elat, dirasa sudah sangat terbatas.

“Melalui kesempatan ini, kami titipkan Pelabuhan Elat, semoga Bapak Direktur dapat ikut mendorong pemenuhan dan/atau penyediaan serta pengembangan sarana dan prasarana di Pelabuhan ini,” kata Bupati Hanubun.

Diketahui, penetapan lintas penyeberangan dilakukan dengan memperhatikan pengembangan jaringan jalan yang sudah ada, maupun yang direncanakan. Serta tersusun dalam kesatuan tatanan transportasi nasional.

Hal ini didasarkan pada Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 104 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Angkutan Penyeberangan, sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 35 Tahun 2019.

Diungkapkan Hanubun, Pelabuhan Elat memenuhi kriteria sebagaimana dimaksud dalam Peraturan Menteri Perhubungan dimaksud. Pelabuhan Elat juga termasuk dalam Rencana Induk Pengembangan Pelabuhan Nasional (RIPN).

Selain itu, sesuai Amanat RPJMN 2020-2024, Jalan Trans Pulau Kei Besar di Malra menjadi salah satu Major Project. Direncanakan pembangunan Jalan Trans yang menghubungkan 5 (lima) Kecamatan di Pulau Kei Besar dengan pusat simpul transportasi di Elat.

“Artinya, beban Elat dalam mendukung aktivitas pelayanan publik maupun ekonomi ke depan sangat besar. Pelabuhan Elat sebagai salah satu infrastruktur Vital, harus dikembangkan, guna menjawab tuntutan pengembangan Kei Besar di waktu-waktu mendatang,” tandas Hanubun.

Pos terkait