Tegaknya Kode Etik Jurnalis Menjadi Kewajiban Semua Wartawan

Wakil Ketua Dewan Pers, M. Agung Dharmajaya dan para Penguji berfoto bersama Peserta Uji Kompetensi Wartawan (UKW) Kolaborasi Dewan Pers di Ambon, Provinsi Maluku.

Ambon, MalukuPost.com – Koordinator Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Tual Abdullah Tusiek mengatakan, kewajiban utama seorang wartawan dalam menjalankan profesi jurnalistik.

Hal tersebut ditegaskannya usai pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) Kolaborasi Dewan Pers yang melibatkan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Aliansi Jurnalis Independen (AJI), dan Ikatan Junalis Televisi Indonesia (IJTI).

Kegiatan yang dilaksanakan selama dua hari (29-30 Juni) tersebut diikuti oleh wartawan-wartawati PWI, AJI dan IJTI di seluruh Maluku, tidak terkecuali dari Kabupaten Maluku Tenggara (Malra) dan Kota Tual.

“UKW untuk jenjang Muda ini merupakan tahap awal menjadi seorang jurnalis profesional. Ia menilai, ada beberapa hal yang menjadi catatan penting untuk dibenahi dan ditingkatkan. Salah satunya, penerapan Kode Etik Jurnalistik (KEJ), katanya di Ambon, Minggu (1/7/2022).

Koordinator PWI Kota Tual, Abdullah Tusiek.

Kompetensi wartawan, lanjut Dullah, sebenarnya teruji saat berada di masyarakat.

“Walaupun sudah diakui oleh Dewan Pers sebagai jurnalis yang kompeten, namun jika tidak mengimplementasikan pengakuan itu di masyarakat, maka predikat kompeten itu patut dipertanyakan,” tegasnya.

Untuk itu, selaku koordinator PWI di daerah (Kota Tual), ia menghimbau sekaligus mengingatkan insan wartawan di Kepulauan Kei, lebih khusus yang berstatus Kompeten oleh Dewan Pers agar menjadikan KEJ sebagai satu-satunya pedoman dalam menghasilkan produk-produk jurnalis (berita).

Diketahui, Abdullah Tusiek merupakan salah satu koordinator yang mengawal tujuh jurnalis ini sejak pendaftaran hingga selesai UKW.

Ia mengungkapkan, keberhasilan tujuh jurnalis ini tidak terlepas dari dukungan banyak pihak.

“Selaku koordinator, saya mengucapkan terima kasih kepada Dewan Pers sebagai penyelenggara UKW Kolaborasi, Plt. Ketua PWI Provinsi Maluku Petrus Oratmangun, Pemkab Malra, Pemkot Tual, para penguji, dan juga para nara sumber dalam ujian jejaring,”pungkasnya.

Pos terkait