Pembangunan Kesehatan Merupakan Unsur Penopang Peningkatan Indeks Pembangunan Manusia

Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemerintah Kota Tual, Rini Atbar SH.

Langgur, MalukuPost.com – Pembangunan kesehatan merupakan salah satu unsur penopang peningkatan indeks pembangunan manusia, disamping pendidikan dan ekonomi.

Hal tersebut ditegaskan Wali Kota Tual Adam Rahayaan dalam sambutannya yang disampaikan Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemerintah Kota Tual, Rini Atbar, pada pembukaan kegiatan Sosialisasi Kesehatan Masyarakat dan Penyakit Menular di Kota Tual, Rabu (16/11/2022).

Untuk diketahui, kegiatan sosialisasi dimaksud adalah kerjasama Pemerintah Kota Tual dan Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Provinsi Maluku.

Wali Kota Rahayaan menjelaskan, salah satu unsur penopang peningkatan indeks pembangunan manusia, maka pembangunan kesehatan harus lebih didorong pada aspek-aspek promotif dan preventif, tanpa melupakan aspek kuratif rehabilitatif.

Selain itu, diperlukan kerja sama lintas program maupun lintas sektor dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan, akademisi, pelaku usaha, organisasi masyarakat, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, generasi muda, untuk secara bersama-sama berperang
melawan segala bentuk penyebaran penyakit menular berseta dampak sosial yang ditimbulkan.

“Atas nama Pemerintah Kota Tual, kami menyambut baik dan memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini sebagai salah satu bentuk dan tanggung jawab kita bersama dalam mencegah dan menanggulangi penyebaran penyakit menular beserta dampak sosial yang ditimbulkan,” kata Wali Kota.

Lebih jauh Wali Kota Rahayaan mengungkapkan, selama kurang lebih dua tahun perjuangan untuk mencegah penyebaran Covid-19 telah membuahkan hasil hasil yang optimal.

Adanya kebijakan pemerintah yang terkait dengan kehidupan normal kembali, membuktikan bahwa kita telah bebas dari penyebaran Covid-19.

Menurut Wali Kota, hal ini menunjukkan tingkat pemahaman dan kesadaran masyarakat tentang pola hidup bersih dan sehat semakin baik.

“Walaupun demikian, ikhtiar dan kewaspadaan harus tetap kita kedepankan untuk mengantipasi hal-hal yang tidak kita inginkan bersama,” ujar Wali Kota Rahayaan.

Pelaksanaan sosialisasi pencegahan dan penanggulangan penyakit menular ini merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari upaya kita bersama untuk mengantisipasi penyebaran penyakit menular, baik itu Covid-19, HIV/AIDS, Masalah Narkoba, Pornoaksi, Pornografi dan bentuk penyakit menular lalinnya, serta dampak kesehatan dan dampak sosial yang ditimbulkan.

Diakuinya, merupakan suatu kenyataan bahwa dari tahun ke tahun kasus-kasus yang terkait dengan masalah HIV/AIDS, Narkotika, Pornoaksi dan Pornografi selalu menunjukan peningkatan yang cukup signifikan, termasuk yang kita hadapi di Kota Tual.

Menyikapi kondisi yang demikian ini, lanjut Wali Kota Rahayaan, sedini mungkin kita harus mempersiapkan masyarakat khususnya generasi muda bangsa agar mereka dapat terhindar dari hal-hal yang dapat merusak mental dan moral mereka.

“Pola hidup moderen yang bersifat hura-hura, kenakalan remaja, perkelahian antar remaja, antar warga bahkan antar desa/kampung, harus kita hindari. Sehingga hidup ini akan semakin indah dan damai,” terangnya.

Wali Kota Rahayaan mengajak semua pihak untuk menciptakan budaya pola hidup sehat dan bersih, tanggung jawab, disiplin, integritas, kerja keras, gotong royong.

Agar upaya kita untuk membangun masyarakat yang berkualitas, profesional, maju, dan mandiri dan sejahtera, benar-benar dapat terwujud.

Pos terkait