Ambon, MalukuPost.com – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Maluku, merekomendasikan mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, sebagai calon presiden (Capres) RI pada periode 2024-2029mendatang.
Sedangkan untuk calon wakil presien (Cawapres), DPW PPP Maluku merekomendasikan Plt. Ketua Umum (Ketum) DPP PPP Muhammad Mardiono dan Menteri BUMN Erick Tohir.
Rekomendasi tersebut, berdasarkan hasil rapat DPW yang dihadiri pengurus harian DPW dan pimpinan DPC dari 11 kabupaten/kota se-Maluku yang disampaikan dalam pembukaan Rapimwil II DPW PPP di Hotel Hotel Santika Premiere Ambon, Kamis (03/11/2022).
Pelaksana tugas (Plt) Ketua Umum PPP H.M Mardiono mengaku, dukungan dari para kader tersebut wajar, dengan melihat situasi politik dan dinamika bangsa. Namun harus diakui PPP di Pemilu nanti, tidak bisa mencalonkan capres-cawapres secara sendiri, melainkan perlu koalisi.
“Perlu dimaklumi bahwa perolehan suara PPP hanya 4,5 persen lebih, sedangkan untuk syarat pencalonan Capres-cawapres harus capai 20 persen. Karena itu kita membangun koalisi dengan partai lain dan PPP sudah membangun koalisi dengan Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) bersama dengan Golkar dan PAN,” katanya.
“Nanti akan ada ruang tersendiri pembahasan itu. Tentu DPP memiliki kewajiban untuk mendengarkan dan merangkum suara-suara dari bawah,” katanya lagi.
Menurut Mardiono, jika dijadikan sebagai bahan pertimbangan internal PPP sendiri pun dirasa belum cukup. Pasalnya, apapun yang diputuskan dari internal, harus diputuskan berdasarkan mekanisme KIB.
“Setelah kita rangkum dan putuskan secara internal, kita bawah lagi ke KIB, apakah satu paham dengan partai koalisi atau tidak. Keputusan internal PPP sesuai kesepakatan KIB ada kesamaan dengan partai koalisi lain. Jika berbeda, maka perlu ada negosiasi politik,” tegasnya.
Mardiono katakan, dalam berdialog politik memang harus mengakui identitas gagasan untuk bagaimana membangun bangsa dan negara ini kemudian menjadi lebih baik lagi dan tidak boleh tertinggal.
“Kami mengapresiasi DPW PPP Maluku dibawah kepemimpinan Azis Hentihu dan Rovik Afifudin yang menurutnya, intens melakukan konsolidasi di 11 kabupaten/kota secara baik, demi menjemput kemenangan pada Pemilu 2024 nanti,” ungkapnya sembari berharap di Maluku PPP punya target kursi DPRD provinsi dan kabupaten/kota bisa naik. Agar kita bisa perjuangkan kesejahteraan masyarakat Maluku secara maksimal.


