Langgur, MalukuPost.com – Rapat Senat Terbuka Politeknik Perikanan Negeri Tual dalam rangka Wisuda Diploma III dan Sarjana Terapan Angkatan XVII, digelar di Langgur, Rabu (7/12/2022).
Pada kesempatan itu, Wakil Bupati (Wabup) Maluku Tenggara (Malra), Petrus Beruatwarin, berkesempatan hadir dan menyampaikan sambutan pemerintah daerah setempat kepada para wisudawan dan wisudawati.
Selain Wakil Bupati, hadir pula Bupati setempat M. Thaher Hanubun.
Beruatwarin dalam sambutan mengungkapkan, dasar didirikannya Politeknik Perikanan Negeri Tual dengan sokongan penuh Pemerintah Kabupaten Malra dilandaskan pada kebutuhan sektoral yang dirasakan potensial bagi eksplorasi dan eksploitasi secara bertanggungjawab atas kekayaan dan keberagaman sumber daya kelautan dan perikanan di Malra masa itu.
Potensi kelautan dan perikanan serta potensi pariwisata sebagai sektor unggulan dirasakan mampu menunjang pembangunan daerah.
“Untuk itu, dipandang perlu mendapat perhatian serius,” ujar Wabup Beruatwarin.
Basic pengelolaan sumber daya kelautan dan perikanan yakni sumber daya manusia perlu dikembangkan secara sistematis dan terstruktur guna mampu menciptakan sumber daya manusia yang handal dan profesional dalam rangka pemanfaatan sumber daya alam kelautan, perikanan serta sektor pariwisata yang saya sebutkan sebagai sector unggulan daerah.
Untuk diketahui, Wabup Beruatwarin adalah mantan Direktur Poltek Perikanan Negeri Tual (sebelumnya Akademi Perikanan Larvul Ngabal Tual tahun 1997-2004 dan Politeknik Perikanan Negeri Tual tahun 2004-2009).
Secara umum, lanjut Beruatwarin, Maluku merupakan salah satu dari tujuh provinsi Kepulauan di Indonesia dengan luas keseluruhan daratan dan lautan adalah 712.480 km2, terdiri dari luas perairan mencapai 658.295 Km² (92,4%) dan luas daratan hanya sebesar 54.185 Km² (7,6%).
Hal ini berarti potensi eksplorasi dan eksploitasi disektor kelautan dan perikanan sangat menjanjikan.
“Kabupaten Malra melihat peluang ini dengan sangat serius, meskipun jujur boleh dikatakan, bahwa dengan diterbitkannya UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, kewenangan sektor kelautan tidak lagi ada di kabupaten/kota,” bebernya.
Lebih lanjut Wabup menjelaskan, pendidikan memiliki makna yang lebih mendalam dibandingkan pengajaran, karena setidaknya mampu memperkenalkan berbagai kecakapan hidup yang mencakup kecakapan mengenal diri, berpikir, sosial, akademik, dan kejuruan.
Poltek Negeri Tual sebagai suatu lembaga pendidikan tinggi, perlu memediasi anak didik untuk mencapai kecakapan sebagaimana dimaksud.
Kepintaran dan kecerdasan seyogyanya dapat berjalan secara selaras. Karena dengan demikian, maka kesuksesan akan dapat dicapai dalam berbagai aspek kehidupan.
Kepada para wisudawan dan wisudawati, Wabup mengingatkan bahwa mereka akan diperhadapkan pada tantangan untuk mampu berkompetisi dengan lulusan dari perguruan tinggi lain.
Olehnya itu, pembelajaran harus terus dilakukan. Matangkan diri anda dengan informasi yang terus berkembang terutama dalam menghadapi Revolusi Industri 4.0 (FourPoint Zero)
Hal tersebut dikarenakan gelar diploma yang disandang para wisudawan-wisudawati sejak hari ini, membawa tanggungjawab yang besar untuk pribadi anda, keluarga, almamater, lingkungan, daerah tercinta, serta bangsa dan negara.
Dengan gelar itu pula, akan menempatkan mereka pada posisi sebagai panutan bagi masyarakat.
Wabup berharap, para wisudawan-wisudwati dapat menunjukkan bahwa mereka adalah manusia terdidik serta berintelektual, dengan menciptakan pekerjaan kewirausahaan seturut keahlian, dan akan dikenal sebagai intelektual yang berkualitas.
Jadikan dirimu berarti untuk sesama. Jadikan dirimu panutan dalam masyarakat, karena gelarmu adalah citra dirimu. Pengabdian anda dan pelayanan anda untuk orang lain adalah kesejatian hidup yang anda miliki,” pungkas Wabup.


