MUSORKAB Adalah Bagian Dari Penataan Kelembagaan Organisasi KONI Malra

Bupati Malra, Drs. Hi. Muhamad Thaher Hanubun

Langgur, MalukuPost.com – Musyawarah olahraga kabupaten (Musorkab) merupakan bagian dari penataan kelembagaan organisasi Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) setempat.

Pernyataan tersebut disampaikan Bupati Maluku Tenggara (Malra) M. Thaher Hanubun saat membuka kegiatan Musorkab III KONI Malra di Langgur, Senin (21/2/2023).

Diketahui, Musorkab dimaksud berdasarkan SK Ketua Umum (Ketum) KONI Provinsi Maluku Nomor : 02 Tahun 2023 tentang Pengurus Antar Waktu KONI Malra masa bhakti 2018-2022.

Agenda utama pelaksanaan Musorkab KONI Malra yakni pemilihan Ketum KONI yang baru masa bhakti 2023-2027.

Bupati Hanubun menjelaskan, pembangunan olahraga merupakan instrumen penting untuk memperkenalkan daerah Malra di tingkat provinsi dan nasional.

Malra telah banyak melahirkan atlit yang mengharumkan nama Maluku dan bangsa di iven olahraga internasional.

Oleh karena itu, diperlukan upaya dan kerja keras agar kesinambungan pengembangan atlit potensial Malra bisa terus dikembangkan.

“Hal utama yang selalu mengganjal kita adalah keterbatasan kemampuan dan sumber daya terutama dukungan keuangan untuk olahraga amatir,” ujar Bupati.

Menurutnya, pembinaan olahraga prestasi dengan hanya mengandalkan APBD tentu tidak akan mencapai hasil yang optimal. Dibutuhkan dukungan dari pihak swasta dan BUMN/BUMD.

“Sebagai kepala daerah, saya sudah menggagas perlunya ‘bapak angkat’ semua cabang olahraga, namun kita juga masih terkendala persoalan-persoalan teknis lainnya. Inshaallah kedepan kita berupaya untuk menemukan terobosan baru sehingga anak-anak kita yang poternsial dapat dikembangkan minat dan bakatnya,” ungkap Bupati.

Terkait pembinaan olahraga, KONI Malra akan memprioritaskan pada cabang olahraga (cabor) unggulan.

Kebijakan ini tentu tidak bermaksud untuk mengesampingkan cabor lainnya, namun pada pertimbangan aspek efisiensi dan efektifitas pembinaan olahraga.

“Olehnya itu, saya minta dukungan dari KONI provinsi Maluku sehingga olahraga di Malra terus dapat dibina dan dikembangkan,” pungkasnya.

Pos terkait