
Langggur, MalukuPost.com – Menyikapi berbagai persoalan yang dihadapi, dalam kaitannya dengan konflik sosial yang terjadi akhir-akhir ini, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Maluku Tenggara (Malra) pun angkat bicara.
Kepada media ini di Langgur, Rabu (1/2/2023), Koordinator PWI Malra Buce Rahakbauw menyatakan, pihaknya mengapresiasi langkah preventif Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malra melalui Surat Himbauan Bupati M. Thaher Hanubun.
Dalam surat Himbauan Nomor : 330/314/SETDA tertanggal 1 Februari 2023 yang ditujukan kepada seluruh pimpinan OPD, para Camat, Kepala-kepala Ohoi dan perangkatnya serta seluruh warga Malra agar tetap menjaga dan memelihara stabilitas keamanan di lingkungan masing-masing.
“Kita semua harus menahan diri dengan tidak mengkonsumsi informasi hoax pasca insiden tersebut. Biarlah pihak keamanan melaksanakan tugas-tugasnya. Kita tetap jaga dan pelihara situasi kamtibmas di wilayah (kompleks) masing-masing,” katanya.
Menurutnya, surat himbauan Bupati tersebut sudah sangat jelas, dan diharapkan seluruh pihak yang berkompeten dapat menindaklanjutinya.
“Surat himbauan Bupati itu sudah jelas. Jadi kami harap seluruh pimpinan OPD, para camat, kepala ohoi dan perangkatnya dapat menindaklanjutinya. Jangan hanya baca suratnya tapi harus tindak lanjut,” tegas Rahakbauw.
Rahakbauw berharap semua pihak agar tidak menyebarkan berita-berita yang sifatnya memprovokasi keadaan, baik secara langsung maupun melalui kanal-kanal media sosial yang ada.
“Sebagai anak Kei, saya ajak kita semua agar selalu ingat pesan-pesan leluhur kita yakni Ain Ni Ain, It Foeng Fo Kut It Faf Fo Banglu Vatu (kita adalah satu, terjalin menjadi satu dan kuat untuk mewujudkan suatu tujuan yang telah ditentukan demi kepentingan bersama),” pungkasnya.


