Peningkatan Produktivitas Pala Dan Cengkeh Butuh Kerjasama Semua Pihak

Ambon, MalukuPost.com – Saat ini Maluku diperhadapkan dengan berbagai permasalahan dalam pengembangan Pala dan Cengkeh, mulai dari rantai pasok, dan produktivitas.

Begitu juga dengan kualitas produk, dan pemasaran, yang dianggap belum sesuai dengan regulasi perdagangan global, yang mensyaratkan kualitas produk berstandar internasional.

Terhadap persoalan tersebut, Gubernur Murad Ismail, telah mendorong Dinas Pertanian dalam upaya peningkatan produktivitas pala, dan cengkeh.

Kepala Dinas Pertanian (Distan)Maluku, Ilham Tauda dikonfirmasi mengenai hal ini, mengakui dalam upaya peningkatan produktivitas pala dan cengkeh, termasuk pemasaran hingga, bukan hanya menjadi tanggung jawab penuh Distan semata, tetapi diperlukan dukungan dari instansi lainnya.

“Itu tata Niaga nya harus diatur, itu bukan Dinas Pertanian sendiri, kita butuh otoritas instansi lain untuk bisa membantu kita,”ungkap Tauda ketika dikonfirmasi disela-sela penyerahan Hewan Kurban di pelantaran Masjid Raya Al-fatah, Ambon, rabu (28/06/2023).

Ilham berjanji akan melakukan koordinasi dengan instansi lainnya, terutama melakukan proteksi dalam upaya peningkatan produktivitas pala dan cengkeh.

Terkhususnya untuk pala, dirinya mengakui Pemda Maluku saat ini lagi genjar melakukan ekspor pala organik.

Potensi tersebut diambil dari sentra Pala, seperti di Banda, Kabuoaten Kabupaten Tengah, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), dan Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT).

“Kita sangat siap, bahkan sekarang di dorong untuk pala organik, karena pala organik untuk ekspor,”tandasnya.

Sekedar tahu, dalam Business Matching Pelaku Usaha Perkebunan Provinsi Maluku dan Melaunching Website Dinas Pertanian Provinsi Maluku, di Ambon, beberapa waktu, Gubernur mendorong Dinas Pertanian Maluku, agar dalam pengembangan rempah pala, dan cengkeh hendaknya terus ditingkatkan baik dari aspek budidaya, pasca panen dan pengolahan serta pemasaran.

Hal ini bertujuan dalam upaya mengembalikan kejayaan rempah pala dan cengkeh di Maluku.

Pos terkait