Ambon, Maluku Post.com – Pj. Walikota Ambon, Bodewin.Wattimena berpendapat, digitalisasi dalam pelayanan publik adalah kebutuhan penting untuk meningkatkan efisiensi, transparansi dan aksesibilitas layanan bagi masyarakat. Dengan menerapkan teknologi digital, pemerintah dapat mempercepat proses pengurusan berbagai jenis layanan publik, mengurangi birokrasi dan meningkatkan kepuasan serta keterlibatan masyarakat dalam pengambilan keputusan publik.
“Kota Ambon saat ini menuju kota pintar, dimana kota ini masuk salah satu dari 100 Smart City di Indonesia, sehingga digitalisasi dalam pelayanan publik harus diwujudkan. Telkomsel sudah bergerak di digitalisasi dan banyak hal dibuat. Tentunya dapat membantu Pemkot dalam upaya memajukan kota ini,” kata Wattimena saat menerima kunjungan Vice President Area Account Management, PT. Telkomsel, Samuel Passaribu, di Balai Kota, Jumat, (22/3/2024), untuk membahas peluang kerjasama di sektor pelayanan publik melalui digital.
Selain kerjasama yang telah dilakukan dengan Dinas Kominfo dan Persandian Kota Ambon, Wattimena juga berharap, ada hal lain yang dapat ditingkatkan agar pemkot semakin responsif melayani masyarakat.
Sementara itu, Passaribu merasa yakin jika Kota Ambon dapat menjadi pionir Indonesia Timur dalam hal digitalisasi.
“Kota Ambon dapat menjadi pionir Indonesia Timur dalam hal digiltalisasi pelayanan publik. PT. Telkomsel siap mendukung seluruh program dan rencana Pemkot Ambon melalui digital,” bebernya.
Sebagai informasi, ada tiga layanan Telkomsel yang saat ini digunakan Pemkot Ambon yaitu Omni Channel, Call Center dan SMS Broadcast. Meski begitu, Telkomsel juga menawarkan layanan Smart CCTV, Smart Tax atau pajak digital secara real time untuk meningkatkan akurasi penerimaan dan mengurangi kebocoran Penerimaan Asli Daerah (PAD).


