Langgur, MalukuPost.com – Bupati Maluku Tenggara Muhammad Thaher Hanubun membuka secara resmi Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun 2026 yang dilaksanakan serentak di enam kecamatan, Rabu (30/4/2025).
Pembukaan ditandai dengan pemukulan tifa oleh Bupati, didampingi Wakil Bupati Charlos Viali Rahantoknam dan Ketua DPRD Malra, Stepanus Layanan.
Musrenbang ini dipusatkan di tiga lokasi yakni Aula Kantor Bupati (untuk Kecamatan Kei Kecil dan Manyeuw), Balai Desa Rumaat (untuk Kei Kecil Timur dan Kei Kecil Timur Selatan), SD MIN 1 Malra, Dian Pulau (untuk Kei Kecil Barat dan Hoat Sorbay).
Dalam sambutannya, Bupati menekankan bahwa Musrenbang tingkat kecamatan merupakan amanat Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017, dan menjadi forum strategis untuk menyerap aspirasi masyarakat dari tingkat Ohoi.
“Musrenbang adalah forum partisipatif. Usulan dari Musrenbang Ohoi dibahas di kecamatan dan dilanjutkan ke tingkat kabupaten,” ujar Thaher.
Bupati juga kembali menegaskan semangat pembangunan daerah yang berfokus pada desa, melalui prinsip “Membangun dari Ohoi”.
“Ohoi adalah pusat aktivitas masyarakat. Bila Ohoi berkembang, maka kota akan tumbuh,” tegasnya.
Ia mendorong pengelolaan potensi lokal seperti pariwisata, pertanian, dan perikanan melalui pendekatan bisnis yang profesional, guna menciptakan perputaran ekonomi yang berkelanjutan di desa-desa.
Thaher mengakui bahwa keterbatasan anggaran kerap menjadi kendala dalam menampung seluruh usulan masyarakat. Namun demikian, ia menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk tetap berpihak kepada rakyat.
“Kebutuhan dan harapan masyarakat tetap menjadi prioritas kami. Perencanaan yang baik hanya akan terjadi bila aspirasi dari bawah dan kebijakan dari atas berjalan seiring,” pungkasnya.


