Langgur, MalukuPost.com – Bupati Maluku Tenggara (Malra), Muhammad Thaher Hanubun, menegaskan pentingnya peningkatan pelayanan kesehatan sebagai salah satu indikator utama dalam mendukung target pembangunan daerah.
Penegasan ini disampaikannya saat membuka Forum Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Dinas Kesehatan yang digelar di Langgur, pada Senin, (2/6/2025).
Acara tersebut dihadiri oleh unsur Forkopimda, para pimpinan OPD, Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Malra, para camat, serta seluruh kepala Puskesmas se-Kabupaten Maluku Tenggara.
Bupati Hanubun mengangkat nilai kearifan lokal masyarakat Kei melalui falsafah, “It viang vokut, it vauw bo banglu” yang berarti kita ikat satu kekuatan, maju terus untuk Maluku Tenggara Hebat.
Ia mengajak seluruh elemen kesehatan untuk bersinergi dan bekerja secara kolaboratif demi peningkatan kualitas pelayanan yang lebih merata dan terukur.
“Indikator pelayanan kesehatan harus menunjukkan peningkatan yang nyata. Kita tidak bisa berjalan sendiri-sendiri jika ingin mencapai target kesehatan yang telah ditetapkan,” tegasnya.
Bupati mengungkapkan bahwa Usia Harapan Hidup (UHH) masyarakat Maluku Tenggara pada tahun 2024 tercatat sebesar 70,93 persen, sebuah capaian yang dinilainya masih perlu ditingkatkan.
Ia juga menyoroti masih adanya kasus kematian ibu melahirkan, kematian bayi dan balita, serta kematian akibat penyakit menular dan tidak menular yang harus menjadi perhatian serius.
“Tenaga kesehatan harus terus berupaya dan meningkatkan koordinasi dalam pelayanan. Ini bukan hanya soal angka, tapi menyangkut keselamatan dan kualitas hidup masyarakat,” ujarnya.
Menjelang penyusunan Rencana Kerja (Renja) tahun 2026, Bupati Hanubun juga menekankan pentingnya penggunaan data yang valid sebagai dasar dalam perencanaan program dan kebijakan kesehatan.
“Setiap kegiatan harus dirancang berdasarkan data yang akurat, dengan sasaran yang jelas dan terukur. Lokasi intervensi juga harus tepat, agar hasilnya benar-benar bisa dirasakan masyarakat,” tutupnya.
Forum OPD ini diharapkan menjadi ruang strategis untuk menyusun langkah-langkah konkrit peningkatan pelayanan kesehatan serta memperkuat sinergi lintas sektor demi terwujudnya Maluku Tenggara yang lebih sehat dan sejahtera.


