Tual, MalukuPost.com – Ketua Tim Penggerak PKK sekaligus Ketua Tim Pembina Posyandu Kota Tual Masa Bhakti 2025–2030, Sani Salasa Rumra, menegaskan komitmennya untuk memperkuat pelaksanaan 10 Program Pokok PKK di seluruh wilayah kecamatan dan desa di Kota Tual.
Fokus utama tahun 2025 salah satunya adalah penanganan stunting secara kolaboratif.
“Kami akan menguatkan 10 Program Pokok PKK di wilayah kecamatan dan desa-desa. Untuk penanganan stunting, kami akan bekerja sama dengan Dinas Kesehatan, BKKBN, serta OPD terkait lainnya,” ujar Sani Salasa Rumra di Tual, Rabu (4/6/2025).
Ia menekankan pentingnya kerja lintas sektor dalam menurunkan angka stunting, mengingat tingginya kasus di beberapa wilayah Kota Tual. Data yang diterima menunjukkan bahwa di Desa Tamedan, Kecamatan Dullah Selatan, terdapat 41 kasus stunting, sementara Desa Ohoitel mencatat 26 kasus.
“Angka stunting di Kecamatan Dullah Selatan memang cukup tinggi, bahkan melampaui wilayah Dullah Utara,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Ketua TP PKK menegaskan bahwa fokus kerja mereka tidak terbatas pada satu program saja.
“Prioritas TP PKK tahun 2025 adalah menjalankan keseluruhan 10 Program Pokok PKK. Ini sejalan dengan kebutuhan masyarakat dan menjadi bagian penting dalam upaya peningkatan kesejahteraan keluarga di Kota Tual,” jelasnya.
Ia pun mengajak seluruh pihak untuk terlibat aktif.
“Kami butuh koordinasi dan kolaborasi dengan OPD terkait, pemerintah desa, kecamatan, serta masyarakat setempat. Dukungan semua pihak sangat penting demi keberlangsungan hidup yang lebih baik dan sejahtera bagi masyarakat Kota Tual di masa depan,” pungkasnya.


