Ambon, MalukuPost.com – Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Maluku, Agoes Soenanto Prasetyo, mengajak seluruh jajarannya menjadikan momentum Hari Bhakti Adhyaksa (HBA) ke-65 sebagai titik tolak pembaruan komitmen pengabdian, profesionalisme, dan integritas. Ajakan ini disampaikan dalam acara syukuran HBA yang digelar di Aula Sasana Adhyaksa Kejati Maluku, Selasa (22/7/2025).
Syukuran yang berlangsung dalam nuansa kekeluargaan tersebut dihadiri oleh Ketua Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Wilayah Maluku Ny. Debie Agoes, para asisten, koordinator, Kepala Kejaksaan Negeri se-Maluku, serta jajaran pengurus IAD daerah dan seluruh pegawai Kejati Maluku.
Dalam sambutannya, Kajati Agoes menegaskan HBA bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi saat yang tepat untuk merefleksikan perjalanan Kejaksaan serta memperbaharui semangat pelayanan hukum kepada masyarakat.
“Hari Bhakti Adhyaksa adalah momen reflektif, bukan hanya mengenang masa lalu, tapi juga menatap masa depan dengan tekad membangun kejaksaan yang teguh, cerdas, dan berintegritas,” ujarnya.
Tema peringatan tahun ini, “Membangun Kejaksaan yang Teguh, Cerdas, dan Berintegritas Menuju Indonesia Emas 2045”, menurut Kajati, sejalan dengan arahan Presiden RI dan menjadi pemacu Kejati Maluku untuk terus memperkuat pelayanan publik serta pembangunan hukum yang adil dan beretika di Tanah Maluku.
Kajati juga mengingatkan keberadaan jaksa bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga pelayan masyarakat yang harus menjadi teladan integritas.
“Integritas itu ketika kata dan tindakan kita selaras dengan nilai-nilai, bahkan saat tak ada yang melihat,” katanya, mengutip buku Leaders Eat Last karya Simon Sinek.
Ia juga mengutip The 7 Habits of Highly Effective People karya Stephen R. Covey yang menekankan pentingnya menjaga hal utama tetap menjadi yang utama. Dalam konteks Kejaksaan, hal utama tersebut adalah penegakan hukum yang adil, pelayanan yang profesional, serta menjaga martabat institusi.
Kajati Agoes menyampaikan apresiasi kepada seluruh insan Adhyaksa atas dedikasi, kerja keras, dan loyalitas mereka, meski dihadapkan pada tantangan yang semakin kompleks dan menuntut kolaborasi, keberanian moral, dan kecerdasan emosional.
“Mari jadikan HBA ke-65 ini sebagai momentum pembaruan komitmen. Teruslah menjadi pelindung kebenaran dan pengayom keadilan,” ajaknya.
Rangkaian syukuran HBA juga diisi dengan tausiah dan doa bersama yang dipimpin oleh Ustadz Muhammad Ma’ruf. Kehadiran rohaniwan ini diharapkan memperkuat nilai spiritual warga Adhyaksa dalam menjalankan tugas pengabdian, terutama dalam pencegahan dan penegakan hukum yang menyentuh kebutuhan masyarakat.
Sebagai penutup, dilakukan pemotongan tumpeng oleh Kajati Maluku bersama Ketua IAD Wilayah Maluku dan para Kajari se-Maluku, dilanjutkan dengan makan bersama seluruh keluarga besar Kejaksaan Tinggi Maluku.


