Dobo, MalukuPost.com – Bupati Kabupaten Kepulauan Aru, Timotius Kaidel, kembali menegaskan pentingnya menjaga dan mengelola sumber daya alam di wilayahnya dengan prinsip keberlanjutan. Dalam sebuah surat edaran yang diterbitkan baru-baru ini, Bupati Kaidel mengimbau kepada seluruh pihak, baik pemerintah, masyarakat, maupun sektor swasta, untuk berperan aktif dalam melestarikan lingkungan dan sumber daya alam yang ada, demi kepentingan generasi masa kini dan mendatang.
“Wilayah Kabupaten Kepulauan Aru merupakan anugerah dari Tuhan Yang Maha Esa. Kekayaan alam yang ada di daerah ini bukan hanya menjadi sumber daya bagi kita hari ini, tetapi juga untuk anak cucu kita di masa depan. Oleh karena itu, sudah menjadi kewajiban kita bersama untuk menjaga kelestarian alam dan mengelolanya secara berkelanjutan,” ungkap Bupati Kaidel, Rabu (13/08/2025).
Bupati Kaidel menambahkan bahwa kelestarian alam harus menjadi perhatian bersama agar pemanfaatan sumber daya alam dapat memberikan manfaat yang maksimal, tanpa merusak keseimbangan ekosistem. Dalam surat edaran tersebut, Bupati juga menyatakan bahwa pemerintah daerah akan terus mendorong kebijakan dan program yang bertujuan untuk melindungi lingkungan, sekaligus mengoptimalkan potensi ekonomi daerah secara bijaksana.
“Ini bukan hanya soal menjaga alam, tetapi bagaimana kita mengelola segala potensi yang ada di Kepulauan Aru dengan cara yang bijak, agar dapat memberikan manfaat ekonomi yang berkelanjutan, namun tetap menghormati keberagaman ekosistem yang ada,” tambahnya.
Menurut Bupati, kesuksesan dalam pelestarian alam dan pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan hanya dapat dicapai melalui kerja sama yang solid antara pemerintah, masyarakat, dan berbagai pihak terkait, termasuk dunia usaha. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh pihak untuk berkolaborasi dalam merancang kebijakan yang dapat menjamin kesejahteraan masyarakat tanpa mengorbankan kelestarian lingkungan.
“Kita semua memiliki peran penting dalam menjaga alam ini. Pemerintah akan memberikan dukungan melalui regulasi dan kebijakan, namun masyarakat juga harus memiliki kesadaran yang tinggi untuk tidak merusak lingkungan. Dengan kerja sama yang erat, kita akan mampu mencapai keseimbangan antara pembangunan ekonomi dan pelestarian alam,” tegas Bupati Kaidel.
Bupati Kaidel berharap agar kebijakan ini dapat menginspirasi semua pihak untuk lebih peduli terhadap lingkungan dan lebih bijaksana dalam memanfaatkan sumber daya alam. Ia juga berharap agar masyarakat Kepulauan Aru dapat menjadi agen perubahan dalam hal pelestarian alam, serta berperan aktif dalam menjaga keseimbangan antara pembangunan dan konservasi alam.
“Semoga kedepannya kita bisa mewariskan Kepulauan Aru yang indah dan kaya kepada generasi berikutnya, dan mereka bisa merasakan manfaat dari alam ini sebagaimana kita rasakan saat ini,” tutup Bupati Kaidel.


