Ambon, MalukuPost.com – Riuh suara dukungan terdengar memenuhi Sport Hall Karang Panjang, Ambon, Selasa (16/9/2025). Hari kedua Garuda Yaksa Championship IV berlangsung penuh semangat. Sejak pagi, para atlet karate dari berbagai daerah di Maluku sudah bersiap di area pertandingan, ditemani teriakan semangat dari pelatih, rekan setim, dan keluarga yang hadir mendukung.
Turnamen karate bergengsi ini digagas oleh Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, yang juga menjabat sebagai Ketua Umum FORKI Maluku, bekerja sama dengan Partai Gerindra. Sebanyak 930 atlet dari 23 kontingen ambil bagian, berasal dari Maluku Tenggara, Buru, Maluku Tengah, Seram Bagian Barat, Ambon, Tual, Buru Selatan, Maluku Barat Daya hingga Kepulauan Tanimbar.
Di hari kedua, sebanyak enam kategori langsung dipertandingkan hingga final. Mulai dari usia dini kumite perorangan -30 kg putra, -25 kg putri, +25 kg putri, +30 kg putra, hingga pra pemula kumite perorangan +35 kg putra, -30 kg putri, -35 kg putra, serta +30 kg putri.

Di Tatami 1 dan Tatami 2, pertandingan pra pemula kumite perorangan -35 kg putra dan +30 kg putri menjadi perhatian. Jumlah peserta yang banyak, masing-masing mencapai 28 hingga 47 orang, membuat pertandingan berlangsung ketat dan membutuhkan waktu lebih panjang.
Ia menjelaskan hingga hari kedua ini, pelaksanaan kejuaraan berjalan mulus. Dewan juri dan wasit melaksanakan tugas dengan baik, tanpa adanya protes berarti dari kontingen maupun insiden cedera serius.
“Yang paling penting, sampai hari kedua ini semua berjalan lancar. Tidak ada komplen atau masalah serius. Itu menunjukkan kualitas penyelenggaraan semakin baik. Panitia juga mendatangkan tenaga admin IO dari Jawa Barat, sehingga kualitas pertandingan tetap terjaga sesuai standar nasional,” ungkap Yopie.
Besok, Rabu (17/9/2025), turnamen memasuki hari ketiga dengan mempertandingkan kategori junior dan senior. Khusus kelas senior, pertandingan sekaligus menjadi ajang seleksi untuk menentukan atlet karate Maluku yang akan bertarung di Pekan Olahraga Nasional (PON) Bela Diri, oktober 2025 di Kudus, Jawa Tengah.
Rangkaian Garuda Yaksa Championship IV akan ditutup langsung oleh Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, yang hadir sebagai Ketua Umum FORKI Maluku. Kehadiran Gubernur di hari penutupan akan semakin memotivasi para atlet muda Maluku untuk terus berprestasi, membawa harum nama daerah di level nasional maupun internasional.
Sorak sorai, semangat juang, dan sportivitas yang ditunjukkan sejak hari pertama hingga hari kedua menjadi bukti, karate di Maluku sedang tumbuh menjadi cabang olahraga yang membanggakan.
Untuk memacu semangat para kontingen, panitia menyiapkan hadiah bergengsi. Juara umum I akan menerima piala bergilir Garuda Yaksa beserta uang pembinaan Rp10 juta, Juara umum II Rp7,5 juta, dan Juara umum III Rp5 juta.
Hingga berita ini dipublikasikan pertandingan masih berlangsung dengan sengit antar kontingen.


