Langgur, MalukuPost.com – Bupati Maluku Tenggara, M. Thaher Hanubun, secara resmi menutup kegiatan Retret Aparatur Sipil Negara (ASN) bagi Pejabat Eselon II dan III di lingkup Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara, Minggu (14/12/2025).
Dalam sambutannya pada penutupan kegiatan tersebut, Bupati Hanubun menekankan enam poin penting yang harus menjadi perhatian seluruh ASN sebagai upaya penguatan birokrasi dan peningkatan kualitas pelayanan publik.
Enam poin tersebut meliputi peningkatan integritas dan moralitas ASN, penguatan nilai-nilai dasar ASN BerAKHLAK, penumbuhan kesadaran dan refleksi diri, peningkatan semangat kerja dan kebersamaan, pengurangan stres serta pemulihan energi psikologis, dan penguatan komitmen pelayanan publik.
Bupati menegaskan, integritas merupakan fondasi utama dalam membangun birokrasi yang sehat. Tanpa integritas, sistem pemerintahan tidak akan berjalan optimal meskipun didukung teknologi dan regulasi yang baik.
Integritas, menurutnya, harus tercermin dari keselarasan antara pikiran, perkataan, dan tindakan aparatur dalam melayani masyarakat.
Selain itu, nilai-nilai dasar ASN BerAKHLAK harus diimplementasikan secara nyata dalam tugas sehari-hari dan tidak sekadar menjadi slogan.
ASN dituntut untuk berorientasi pada pelayanan, bekerja secara akuntabel, meningkatkan kompetensi, menjaga keharmonisan, loyal terhadap konstitusi dan Pancasila, adaptif terhadap perubahan, serta mampu berkolaborasi tanpa ego sektoral.
Lebih lanjut, Bupati Hanubun menilai rutinitas kerja sering membuat ASN kehilangan ruang untuk melakukan refleksi diri.
Melalui kegiatan retret, ASN diharapkan dapat mengevaluasi cara kerja, sikap, serta kebiasaan yang perlu dipertahankan maupun diperbaiki demi meningkatkan kinerja.
Ia juga menyoroti pentingnya menjaga semangat kerja dan kebersamaan di lingkungan birokrasi.
Menurutnya, semangat kerja yang tinggi akan berdampak langsung pada kualitas pelayanan kepada masyarakat, sementara kebersamaan akan memperkuat kerja tim dan saling mendukung antarpegawai.
Terkait aspek psikologis, Bupati mengakui tekanan kerja di birokrasi dapat menimbulkan stres berkepanjangan. Retret, kata dia, menjadi sarana untuk memulihkan energi psikologis ASN agar kembali bekerja dengan pikiran yang segar dan produktif.
Bupati Hanubun menegaskan, seluruh poin yang disampaikan bermuara pada satu tujuan utama, yakni peningkatan kualitas pelayanan publik.
Masyarakat Maluku Tenggara, katanya, berhak mendapatkan pelayanan yang profesional, cepat, dan berkualitas dari seluruh aparatur pemerintah daerah.


