Lenny Lekatompessy Dorong Kader Desa Kuasai eHDW demi Wujudkan Generasi Emas 2045

Ambon, Maluku Post – Camat Teluk Ambon Baguala, Lenny Lekatompessy, mendorong seluruh kader desa dan pendamping program stunting menguasai penggunaan aplikasi eHDW (Human Development Worker) guna memperkuat percepatan penurunan stunting di wilayah Kecamatan Teluk Ambon Baguala.

Dorongan itu disampaikan saat Pemerintah Kecamatan Teluk Ambon Baguala bersama TP-PKK Pokja 4 Kecamatan menggelar sosialisasi aplikasi eHDW di Aula Pertemuan Kecamatan Teluk Ambon Baguala, Kamis (21/5/2026).

Kegiatan tersebut melibatkan Kader Pembangunan Manusia (KPM), kader Posyandu, TP-PKK Pokja 4 tingkat desa/negeri/kelurahan, hingga para pendamping desa yang selama ini menjadi ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat dan pencegahan stunting di tingkat bawah.

Menurut Lenny, aplikasi eHDW menjadi instrumen kerja yang membantu kader dalam melakukan pendataan keluarga berisiko stunting, pemantauan kondisi balita, ibu hamil, hingga pelaporan program konvergensi stunting secara terintegrasi.

“Melalui aplikasi eHDW ini, kami berharap KPM dapat lebih aktif dan terarah dalam melakukan pendataan, pemantauan, serta pengawalan program percepatan penurunan stunting di desa,” ujar Lenny.

Ia menilai penggunaan sistem digital dalam pengawasan program stunting akan membuat proses kerja para kader lebih cepat, akurat, dan mudah dipantau. Dengan data yang valid, intervensi pemerintah di lapangan juga dapat berjalan lebih tepat sasaran.

Lenny juga mengingatkan upaya pencegahan stunting bukan hanya tanggung jawab tenaga kesehatan, tetapi membutuhkan keterlibatan aktif seluruh unsur masyarakat, mulai dari pemerintah desa, kader Posyandu, TP-PKK, hingga pendamping desa.

“Kita harus melangkah maju dalam pencegahan dan penanganan stunting demi mewujudkan Generasi Emas 2045,” katanya.

Sosialisasi tersebut menghadirkan sejumlah narasumber, di antaranya Korkot TAPM Kota Ambon Rahman Ali Latuconsina, Kepala Dinas P3AMD Kota Ambon Meggy M. Lekatompessy, dan Tenaga Ahli Manajemen Informasi Sistem Kemendesa PDT Sri Agung Janu Putro.

Materi yang diberikan meliputi tata cara penggunaan aplikasi eHDW, penginputan data sasaran rumah tangga, mekanisme pelaporan, hingga pemanfaatan data untuk mendukung program percepatan penurunan stunting di desa dan kelurahan.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kecamatan Teluk Ambon Baguala berharap seluruh kader mampu memanfaatkan aplikasi eHDW secara optimal sehingga program penanganan stunting berjalan lebih efektif, transparan, dan berdampak jangka panjang bagi kualitas sumber daya manusia di Kota Ambon.

Pos terkait