Kota Tual, MalukuPost.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Tual melaksanakan akad dan penyerahan kunci rumah subsidi KPR Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) perdana di Provinsi Maluku. Kegiatan tersebut berlangsung di Perumahan Griya Maryadat, Kota Tual, Rabu (11/2/2026).
Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Tual, Usman Renur, mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari program nasional pembangunan tiga juta rumah yang dicanangkan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP).
“Akad rumah subsidi ini merupakan yang pertama kali dilaksanakan di Maluku. Kota Tual mendapatkan alokasi sebanyak 180 unit rumah dari total 3.000 unit yang ditetapkan Pemerintah Provinsi Maluku,” kata Usman.
Ia menjelaskan, alokasi tersebut merupakan tindak lanjut audiensi Gubernur Maluku bersama 11 kepala daerah di Provinsi Maluku.
Sebagai realisasinya, Pemerintah Kota Tual bekerja sama dengan pengembang Griya Maryadat, PT Keibangun Sejahtera, telah membangun sekitar 50 unit rumah.
“Pada hari ini telah dilakukan akad terhadap enam unit rumah dan akan dilanjutkan dua unit pada esok hari dengan dukungan Bank Tabungan Negara (BTN) di bawah BP Tapera,” ujarnya.
Menurut Usman, pembangunan rumah subsidi tersebut merupakan komitmen Pemerintah Kota Tual dalam menyediakan hunian layak dan terjangkau bagi aparatur sipil negara (ASN) serta masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).
Rumah yang dibangun merupakan tipe 36 dengan luas bangunan 6×6 meter di atas lahan 72 meter persegi, terdiri dari dua kamar tidur dan satu kamar mandi.
Fasilitas yang tersedia meliputi prasarana, sarana, dan utilitas umum seperti jalan lingkungan dan drainase, serta telah dilengkapi listrik dan air sehingga siap dihuni.
Selain itu, sertifikat rumah diserahkan langsung kepada konsumen bersamaan dengan kunci rumah.
Pemerintah Kota Tual juga merencanakan pembangunan jalan akses dari jalan utama menuju kawasan perumahan dengan konstruksi hotmix.
Harga rumah subsidi ditetapkan sebesar Rp185 juta per unit untuk wilayah Maluku dan sekitarnya, dengan uang muka satu persen dan cicilan mulai Rp1,2 juta per bulan.
Sasaran program ini adalah masyarakat berpenghasilan rendah sesuai ketentuan Kementerian PKP, yakni berpenghasilan di bawah Rp9 juta per bulan bagi lajang dan di bawah Rp11 juta per bulan bagi yang telah berkeluarga.
Pemerintah Kota Tual menargetkan pembangunan 180 unit rumah subsidi dapat diselesaikan pada tahun 2026, dengan dukungan minat masyarakat serta kemudahan proses administrasi dari pihak perbankan.


