MalukuPost.com, Langgur – Bupati Maluku Tenggara (Malra) Muhammad Thaher Hanubun meminta Dinas Perikanan mengawasi pemanfaatan bantuan sarana perikanan dan budi daya rumput laut yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026.
Kelompok penerima dilarang memperjualbelikan atau mengalihkan bantuan tersebut kepada pihak lain.
Penegasan itu disampaikan Thaher saat menyerahkan bantuan di pelataran Dinas Perikanan Kabupaten Maluku Tenggara, Senin (26/10/2026).
Ia meminta bantuan digunakan sesuai peruntukan, dirawat dengan baik, dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat pesisir.
“Karena itu, saya meminta agar seluruh bantuan dimanfaatkan sesuai peruntukannya, dirawat dengan baik, dan tidak diperjualbelikan atau dialihkan kepada pihak lain,” kata Thaher.
Ia menegaskan, keberhasilan program bantuan tidak cukup diukur dari penyaluran sarana kepada kelompok penerima.
Bantuan tersebut harus mendorong peningkatan produksi, pengembangan usaha, serta pertambahan pendapatan nelayan dan pembudi daya rumput laut.
Karena itu, Thaher meminta Dinas Perikanan melakukan pendampingan, pemantauan, dan evaluasi secara berkala.
Langkah tersebut diperlukan untuk memastikan bantuan dimanfaatkan sebagaimana mestinya sekaligus mengidentifikasi kendala yang dihadapi kelompok penerima.
“Kepada Dinas Perikanan, saya tegaskan agar penyaluran bantuan tidak berhenti pada penyerahan. Lakukan pendampingan, pemantauan, dan evaluasi untuk memastikan bantuan benar-benar digunakan dan memberikan hasil ekonomi bagi penerima,” ujarnya.
Thaher juga mendorong kelompok penerima memperkuat kerja sama, menjaga kualitas produksi, dan membangun jaringan pemasaran agar hasil usaha memiliki nilai jual yang lebih baik dan mampu meningkatkan keuntungan.
Menurut dia, bantuan sarana perikanan dan budi daya rumput laut harus menjadi pendorong kemandirian ekonomi masyarakat yang menggantungkan penghidupan pada sektor tersebut.
“Tujuan akhir bantuan ini bukan sekadar tersalurnya sarana, tetapi meningkatnya produksi, bertambahnya pendapatan nelayan dan pembudi daya, serta semakin kuatnya ekonomi masyarakat Maluku Tenggara,” ucap Thaher.


