Sibuk Program Mangante Ambon, Pemkot Terlantarkan Warga Kayu Tiga

 DPRD Promal Desak Pemkot Perbaiki

Ambon, malukupost.com – Saat ini Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon lagi giat-giatnya mempromosikan program mangante Ambon ke daerah lain yang ada di Indonesia. Program mangante Ambon ini dibuat agar masyarakat Ambon, wisatawan yang ada di Indonesia maupun mancanegara datang berkunjung ke kota yang dijuluki Ambon Manise ini.

Namun dengan kesibukannya, Pemerintah Kota Ambon lupa dengan berbagai hal yang ada di masyarakat. Terutama masyarakat kayu tiga yang sementara ini resah karena harus mencium bau yang tidak enak dari Septic Tank komunal.

Saptic tank yang dibuat untuk menampung kotoran manusia ini sudah mengalami kebocoran dan penuh. Sehingga berdampak bagi masyarakat kayu tiga yang harus mencium aroma tidak sedap tersebut dan berpengaruh terhadap kesehatan masyarakat.

Bocor dan penuhnya saptic tank comunal ini karena Pemerintah kota Ambon dalam hal ini Badan Lingkungan Hidup (BLH) tidak pernah merawat saptic tank komunal dengan baik.

Terkait dengan hal itu, Staf Satker Bidang Sanitasi Dinas Pekerjaan Umum (PU) Maluku Remsi Papilaya ketika dikonfirmasi, mengakui bahwa saptic tank comunal merupakan program dinas PU Provins maluku pada tahun 2011, namun sudah diserahterimakan oleh Pemerintah kota Ambon dan pengelolaannya oleh BLH Kota Ambon.

“Memang kita yang membangun, namun sudah diserahterimakan oleh pemkot Ambon. berarti hal tersebut sudah menjadi tanggungjawab Pemkot dalam hal ini BLH,”ujarnya.

Sementara itu, Anggota DPRD Maluku Herman Hattu ketika diminta tanggapannya menyangkut hal ini sangat geram, karena menyangkut dengan ketentraman masyarakat.

“Pemkot harus segera melihat dan memperbaiki saptic tank comunal ini. Jangan sampai kesehatan masyarakat terganggu akibat bocor dan tumpahnya saptic tank tersebut,”tandas Hattu.(07)

Pos terkait