![]() |
| Bupati Buru Kukuhkan Santri |
Namlea, maluku post.com – Sebanyak 26 orang santri pada Taman Pengajian Quran (TPQ) Asy Syifa Nametek, Kabupaten Buru dikukuhkan menjadi santri oleh Bupati Buru Ramly. I Umasugi di Namlea, Minggu (22/3).
Dalam sambutannya, Bupati Umasugi mengungkapkan rasa bahagianya melihat generasi bangsa yang sudah sejak dini dilatih menjadi generasi yang qu’ani.
Menurut Umasugi, hal ini sejalan dengan rencana pencanangan Gerakan Magrib Mengaji oleh pemerintah daerah bagi seluruh rakyat di kabupaten buru, dan hal ini akan dituangkan dalam peraturan daerah.
Dijelaskan pula, hal ini bertujuan untuk menciptakan generasi dan kehidupan masyarakat yang religi, harmonis dan terhindar dari pengaruh buruk yang sementara melanda bangsa ini.
“Gerakan magrib mengaji ini agar generasi penerus bangsa pengaruh buruk yang saat ini sementara melanda bangsa ini yakni miras, narkoba, pergaulan bebas,” tegas bupati Umasugi.
Dikatakan pula, gerakan magrib mengaji itu buka hanya dilakukan bagi masyarakat yang beragama muslim, namun untuk umat kristiani yang ada di bumi bupolo akan diatur dan dihidupkan kembali ibadah-ibadah mingguan, sehingga kehidupan harmonis makin terwujud.


