Sampono Akui Maluku Masih Dimarginalkan

  • Whatsapp
Nono Sampono
Nono Sampono
Ambon, malukupost.com – Anggota DPD RI Maluku Nono Sampono mengakui sampai sejauh ini Maluku masih dimarginalkan. 

“Dimarginalkan dalam  pembangunan, anggaran dan lain sebagainya.  Sehingga kita harus bersuara demi kepentingan Maluku di mata NKRI,”ujar Sampono kepada wartawan di Ambon, Senin (16/3).

Menurutnya, bukan hanya di Maluku yang dimarginalkan, namun seluruh provinsi yang ada di Indonesia Timur, yaitu Papua, NTT, Maluku Utara.

“Untuk itu, hal ini bukan hanya menjadi perhatian kami yang duduk di DPD RI, namun juga menjadi perhatian dari seluruh anggota DPD RI yang berasal dari ketiga daerah tersebut,”ucapnya.

Diakui, pihaknya selalu bersuara hal ini secara terus-menerus, agar Maluku bisa mendapat perhatian dari pemerintah pusat dalam hal pembangunan, anggaran dan lain sebagainya.

“Untuk anggaran, kita di Maluku sangat kecil. Kalau jika dibandingkan, anggaran kita sama dengan Kabupaten Malang. Untuk itu, kita akan terus memperjuangkan hal ini, masa kita di Provinsi disamakan dengan Kabupaten,”tandasnya.

Tak hanya itu, kata Sampono hal yang menjadi serius adalah Provinsi Kepulauan. Dimana sampai saat ini undang-undang Provinsi kepulauan terpecah, ada sebagian di pemerintah pembangunan, dan sebagian di kelautan dan perikanan.

“Kita selalu bersuara terus untuk hal ini,”jelasnya.

Dikatakan pula, tak hanya itu, sampai saat ini belum ada putra maluku yang masuk dalam kabinet. Padahal hal ini sangat perlu, dalam mengawal pemerintahan secara rasional.

“Kami memperjuangkan hal ini untuk mencari jabatan, namun untuk memperjuangkan hak-hak Maluku yang selama ini dirampas oleh daerah lain,”tegasnya. (07)

Pos terkait