Ambon, Maluku Post.com – Ketua Harian KONI Kota Ambon Jan Haumasse geram dituding Sekjen Asosiasi Futsal Daerah Maluku sebagai sosok yang tak paham aturan main dan statuta futsal.
“Saya tidak pernah menyinggung futsal dalam pemberitaan di harian Ambon Ekspres (Senin, 13 April 2015). Yang pasti selaku Kethar KONI Kota Ambon ketika saya ditanyakan wartawan Ameks apakah saya setuju perombakkan tim futsal Pra PON Maluku atau tidak, saya bilang dasarnya apa? Dan saya tidak setuju perombakkan karena di tim itu ada pemain-pemain futsal Kota Ambon yang perlu dijaga karena mereka membawa nama Kota Ambon dan nama Maluku. Saya sempat menelepon saudara Mory Poetiray untuk memperhatikan hal ini,” tegas Haumasse kepada Maluku Post via ponselnya, Rabu (15/4).
Haumasse berkilah wartawan Ameks telah dengan sengaja memilintir pernyataannya sehingga seakan-akan dirinya mencampuri territorial kewenangan KONI Maluku maupun AFD Maluku.
“Saya tak pernah singgung futsal kok,” imbuhnya.
Haumasse menengarai ada kelompok tertentu yang sengaja mengacaukan situasional keolahragaan Maluku dengan mengeluarkan statemen-statemen di media massa dalam beberapa pekan terakhir ini.
“Saya tidak terima cara-cara yang ingin mengacaukan atmosfer olahraga Maluku, khususnya di Ambon. Saya akan lawan itu.Komitmen saya sebagai Kethar KONI Kota Ambon jelas yakni membela kepentingan atlet-atlet dan pelatih asal Kota Ambon. Dan saya akan berada di garda terdepan untuk membela kepentingan masyarakat olahraga di kota ini,” tutup mantan Kepala Dinas Perhubungan Kota Ambon. (mp 09/ros)


