Empat Pesawat Jet Sukhoi Siaga di Ambon

Empat pesawat jet tempur Sukhoi didatangkan dari Skuadron 1 Pangkalan Udara (Lanud) TNI Angkatan Udara Hasanuddin, Makassar, Sulsel, untuk disiagakan di Bandar Udara (Bandara) Pattimura Ambon, Maluku. Pesawat ini didatangkan untuk melakukan Operasi Udara Perisai Sakti 2015 yang digelar tahunan. Tujuannya mengamankan wilayah Indonesia yang berbatasan dengan Negara lain. Komandan Pangkalan udara (Danlanud) TNI Angkatan Udara Pattimura Ambon, Bob Pangabean kepada wartawan di Ambon, Rabu (1/4) mengatakan, hari ini sudah ada empat pesawat jet tempur sukhoi yang akan melakukan patroli sampai tanggal 3 April 2015
Danlanud Pattimura Ambon, Bob Pangabean
Pangabean : Patroli Di Maluku Akan Dilakukan Setahun Lima Kali

Ambon, maluku post.com – Empat pesawat jet tempur Sukhoi didatangkan dari Skuadron 1 Pangkalan Udara (Lanud) TNI Angkatan Udara Hasanuddin, Makassar, Sulsel, untuk disiagakan di Bandar Udara (Bandara) Pattimura Ambon, Maluku.

Pesawat ini didatangkan untuk melakukan Operasi Udara Perisai Sakti 2015 yang digelar tahunan. Tujuannya mengamankan wilayah Indonesia yang berbatasan dengan Negara lain.

Komandan Pangkalan udara (Danlanud) TNI Angkatan Udara Pattimura Ambon, Bob Pangabean kepada wartawan di Ambon, Rabu (1/4) mengatakan, hari ini sudah ada empat pesawat jet tempur sukhoi yang akan melakukan patroli sampai tanggal 3 April 2015.

Dijelaskan pula, khusus untuk personil pesawat tempur sebanyak 108 personil ditambah dengan anggota Lanut Pattimura.

Jet sukhoi dengan jenis Multirol genergi ini nantinya akan mendarat di bandara Pattimura selama melakukan patroli udara di wilayah Maluku. tidak hanya itu, pesawat tempur yang biasa hanya melintas di udara kali ini akan lebih diperkenalkan ke masyarakat Maluku.

“Selama ini masyarakat Maluku hanya melihat keberadaan pesawat tempur di udara. Tetapi kali ini, kami akan memperkenalkan langsung ke masyarakat bagaimana pengoperasian pesawat tempur serta peran dan tugas para Pilot dan seluruh anggota penerbangan,” katanya.

Tidak hanya itu, pesawat tempur ini dalam satu tahun akan melakukan lima kali kedatangan ke provinsi Maluku dengan berpatokan pada satu radar pangkalan udara di Saumlaki.

Dirinya berharap, dengan dasar mengamankan kedaulatan udara Indonesia pada umumnya dan maluku pada khususnya. Seluruh masyarakat dapat mendukung seluruh operasi pengamanan di udara. (08)

Pos terkait