Kodam XVI Pattimura Dan Warga Kota Ambon Bersihkan Pantai

Dalam rangka memperingati HUT ke 16, Kodam XVI Pattimura melakukan karya bakti pembersihan pantai dan Teluk Ambon. Pembersihan pantai dan teluk Ambon bertujuan untuk mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, rapi dan indah di Kota Ambon khususnya di daerah sepanjang Teluk Ambon. Kegiatan pembersihan pantai ini turut terlibat warga Kota Ambon sebanyak 12.000 warga Kota Ambon terdiri dari Prajurit TNI Kodam XVI Pattimura, TNI AL, TNI AU, Polri, PNS Pemerintah Provinsi Maluku, PNS pemerintah Kota Ambon,dan para pelajar di Kota Ambon
Ambon, Maluku Post.com – Dalam rangka memperingati HUT ke 16, Kodam XVI Pattimura melakukan karya bakti pembersihan pantai dan Teluk Ambon.

Pembersihan pantai dan teluk Ambon bertujuan untuk mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, rapi dan indah di Kota Ambon khususnya di daerah sepanjang Teluk Ambon.

Kegiatan pembersihan pantai ini turut terlibat warga Kota Ambon sebanyak 12.000 warga Kota Ambon terdiri dari Prajurit TNI Kodam XVI Pattimura, TNI AL, TNI AU, Polri, PNS Pemerintah Provinsi Maluku, PNS pemerintah Kota Ambon,dan para pelajar di Kota Ambon.

Pangdam XVI Pattimura Mayjen TNI Wiyarto pada upacara pembersihan Teluk Ambon di Pelabuhan Yosudarso Ambon, Jumat (17/4) dalam sambutannya yang dibacakan oleh Danrem 151 Binaya Ambon, Kolonel Inf. T.Nugroho mengatakan, secara geografis  Provinsi Maluku merupakan provinsi kepulauan yang 90 persen wilayahnya adalah lautan dan menjadi sumber kehidupan bagi berbagai jenis makhluk termasuk manusia.

Dijelaskannya, sumber kehidupan itu bila dikelola dengan baik, akan membawa manfaat sangat besar bagi kehidupan masyarakat Indonesia, pada umumnya masyarakat Maluku. Tetapi sebaliknya bila tidak dikelola dengan baik akan membawa dampak yang negatif bagi kehidupan sekitarnya

Menurut Pangdam, Pengelolaan ini tidak saja menjadi tanggung jawab stakeholder semata tetapi juga seluruh komponen masyarakat salah satunya dengan menjaga kelestarian laut dan pantai yang merupakan bagian dari rantai kehidupan bio laut yang sangat kita rasakan manfaat bagi kehidupan.

“Mari kita tumbuhkan kesadaran untuk  perang terhadap sampah, agar dapat mencapai tujuan secara maksimal dalam rangka menjaga dan melestarikan kebersihan dan keindahan laut Maluku yang sangat potensi ini,”ajak Pangdam.

Dikatakan pula, karya bakti ini diharapkan menjadi pelopor bagi masyarakat untuk bahu membahu, dan dengan kesadaran tinggi peduli untuk tidak membuang sampah ke Laut.

“Laut kita harus lindungi, untuk kelangsungan anak cucu kita kedepan. Kepedulian kita harus dimulai dari lingkungan tinggal masing-masing, tempat kerja dan lingkungan,”tandas Pangdam. (08)

Pos terkait