Komandan Satuan (Dansat) Brimob Polda Maluku Herman Sikumbang kepada wartawan, Kamis (23/4) di Ambon mengatakan, operasi merah putih ini dilakukan selama 10 hari sejak tanggal 20 hingga 30 April.
Operasi merah putih ini dilakukan untuk memperketat keamanan di Maluku, operasi ini dilakukan dalam bentuk patroli dan penempatan pos pengamanan di wilayah-wilayah yang dianggap rawan terhadap gangguan keamanan.
Dirinya menegaskan, untuk penempatan pos pengamanan akan lebih diprioritaskan pada wilayah pegunungan dan tepian pantai. Sedangkan untuk wilayah pemukiman masyarakat dan jalur lalu lintas lebih diperketat dengan patroli prajurit.
Operasi kali ini lebih bersifat pengamanan tindak kriminal dibanding pengamanan peredaran atribut RMS yang kerap terjadi pada HUT RMS seperti sebelumnya.
Dikatakan, hingga saat ini belum ditemukan tanda-tanda ancaman keamanan sehingga masyarakat diharapkan tetap tenang. Dan dipastikan untuk HUT RMS tahun ini keamanan di Maluku tetap kondusif. (08)


