Lohy : “Kelulusan ditentukan berdasarkan nilai ujian sekolah 30-50 persen….”
Ambon, maluku post.com – Progres pendistribusian soal Ujian Nasional (UN) di Provinsi Maluku sudah mencapai 90 persen, dan hal ini masih tetap berproses, hal ini diungkapkan Kepala Bidang Pendidikan dan Menengah (Dikmen) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku, Melkias Lohy di Ambon, Senin (6/4).
“Sampai saat ini pendistribusian soal UN terus berproses, dan pada hari ini pendistribusian soal UN dilakukan pada dua Kabupaten, yakni Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) dan Kabupaten Maluku Tengah, sedangkan untuk kota Ambon akan dilakukan pada 10 April mendatang, atau H-3 sesudah pelaksanaan UN, ” ujarnya.
Menurut Lohy, untuk pendistribusian soal, pihaknya melakukan kerja sama dengan Polda Maluku untuk mengawal pendistribusian soal di Kabupaten/kota, Sehingga dipastikan tidak mungkin terjadi kebocoran soal.
Dijelaskan pula, pelaksanaan UN tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya. Dimana tahun ini, untuk kelulusan tidak lagi ditentukan oleh pelaksanaan UN. Namun kelulusan tahun ini ditentukan oleh satuan pendidikan masing-masing sekolah.
“Kelulusan ditentukan berdasarkan nilai Ujian Sekolah 30-50 persen, akumulasi nilai rapor 50-70 persen, serta mempertimbangkan sikap dan kepribadian siswa.”tandasnya.
Dikatakan Lohy, untuk keberhasilan siswa dalam kelulusan, maka dibutuhkan nilai kejujuran pada masing-masing sekolah. Sesuai dengan arahan Mentri Pendidikan Anies Baswedan, yang melakukan kunjungan di kota Ambon beberapa bulan lalu.
Kelulusan yang diberikan kepada pihak sekolah untuk menentukan, kata Lohy mempunyai peran yang sangat penting, sebagai langkah evaluasi mutu pendidikan nasional, serta sebagai pembinaan dan bantuan kepada satuan pendidikan.
“Dan yang paling penting adalah sebagai bahan untuk nilai uji siswa ke perguruan tinggi. Hal ini bertujuan untuk mengukur tingkat pendidikan yang ada pada masing-masing sekolah,”pungkasnya. (07)


