Tual, MalukuPost.com – Wali Kota Tual H. Akhmad Yani Renuat resmi mencanangkan pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026 di Kota Tual, Sabtu (13/6/2026).
Pendataan yang dilaksanakan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) itu disebut menjadi fondasi penting dalam menyusun arah pembangunan ekonomi daerah yang lebih tepat sasaran.
Pencanangan berlangsung di halaman Kantor BPS Kota Tual dan dihadiri Wakil Wali Kota Tual H. Amir Rumra, Penjabat Sekretaris Daerah Kota Tual, unsur Forkopimda, Kepala BPS Kota Tual Avia Justy Leatemia, pimpinan OPD, pelaku usaha, insan pers, serta seluruh petugas lapangan SE2026.
Dalam sambutannya, Akhmad Yani Renuat menegaskan pembangunan tidak dapat dilakukan hanya berdasarkan asumsi, melainkan harus didukung data yang akurat dan mutakhir.
“Ekonomi kita berubah sangat cepat. Ada ekonomi digital, usaha kreatif baru, hingga perubahan pola konsumsi masyarakat. Karena itu, Sensus Ekonomi 2026 penting untuk memotret wajah ekonomi Kota Tual secara utuh, mulai dari UMKM hingga usaha besar yang menggerakkan roda perekonomian,” kata Akhmad Yani.
Menurutnya, hasil sensus akan menjadi dasar pemerintah dalam memetakan jumlah dan persebaran pelaku usaha, penyerapan tenaga kerja, tingkat pemanfaatan teknologi digital, hingga perkembangan sektor perdagangan, jasa, industri pengolahan, pariwisata, dan ekonomi kreatif.
Ia mengatakan data tersebut akan digunakan untuk menyusun kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran, meningkatkan kualitas pelayanan publik, sekaligus menarik investasi ke Kota Tual.
“Potensi ekonomi Tual sangat besar dan dinamis. Dengan data yang akurat, arah pembangunan akan lebih terukur, terarah, dan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Wali Kota juga mengajak seluruh pelaku usaha, mulai dari skala mikro hingga perusahaan besar, untuk berpartisipasi aktif dengan memberikan data yang benar kepada petugas sensus.
Ia memastikan seluruh informasi yang diberikan masyarakat akan dijaga kerahasiaannya sesuai Undang-Undang Nomor 16 Tahun 1997 tentang Statistik dan hanya digunakan untuk kepentingan statistik.
Selain itu, Akhmad Yani meminta dukungan seluruh perangkat daerah, lembaga pendidikan, organisasi kemasyarakatan, dan media untuk ikut menyosialisasikan pentingnya Sensus Ekonomi 2026 kepada masyarakat.
Kepada petugas lapangan, ia berpesan agar menjalankan tugas secara profesional, berintegritas, serta memberikan pelayanan terbaik selama proses pendataan berlangsung.
Sementara itu, Kepala BPS Kota Tual Avia Justy Leatemia mengatakan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 menjadi momentum untuk memperoleh gambaran menyeluruh mengenai kondisi perekonomian daerah.
Data yang dihasilkan diharapkan mampu menjadi dasar perencanaan pembangunan ekonomi yang lebih efektif dan berkelanjutan.
Pemerintah Kota Tual berharap seluruh masyarakat dan pelaku usaha dapat mendukung suksesnya Sensus Ekonomi 2026 sehingga menghasilkan data yang akurat, valid, dan terpercaya sebagai pijakan pembangunan daerah maupun nasional.


