Bupati Jacobus dalam sambutannya mengatakan pihaknya sangat bersyukur karena kantor Bupati sudah diresmikan dan dapat difungsikan untuk penyelenggaraan tugas-tugas pemerintahan dan pelayanan bagi masyarakat.
“Pada momen ini saya juga ingin memberikan penghargaan yang tinggi khusus kepada para tokoh pemekaran Kabupaten Seram Bagian Barat, para latupati, raja-raja dan semua orang yang memiliki andil dan jasa dalam perjuangan pemekaran, baik yang masih dapat menikmati acara seremonial ini, maupun yang telah meninggal dunia, “ ungkap Bupati Jacobus dihadapan para undangan yang hadir dalam acara peresmian kantor Bupati SBB sekaligus acara syukuran Hari Ulang Tahun Kabupaten SBB.
Menurut Puttileihalat, perjuangan untuk memekarkan kabupaten berjuluk Saka Mese Nusa kini dapat dipetik hasilnya bagi generasi penerus di Kabupaten Seram Bagian Barat yakni dengan adanya gedung representatif bagi pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat .
“Kini telah memberikan hasil dan manfaat yang besar bagi generasi penerus di bumi Saka Mese Nusa, salah satunya bangunan kantor Bupati yang representatif dan megah ini. Saya percaya selaku pemerintah dan masyarakat kita patut berbangga memiliki kantor yang megah ini, dengan begitu bisa menyamai daerah lainnya baik di provinsi Maluku maupun nasional,” jelas Bupati.
Dijelaskan Puttileihalat, untuk memajukan dan menyejahterakan masyarakat di Kabupaten Seram Bagian Barat merupakan tujuan bersama, dan hal tersebut tidak semudah membalikkan telapak tangan, dan tidak bisa hanya menjadi tanggung jawab pemerintah daerah semata, tetapi merupakan tugas dan tanggung jawab semua pihak.
Diakuinya kendatipun pihaknya telah menjalankan berbagai program, namun tidak dapat memenuhi kebutuhan masyarakat secara menyeluruh. Hal ini disebabkan karena ada ada masyarakat yang mengeluh bahwa ada program pemerintah yang tidak tepat sasaran, tidak efektif, tidak produktif, tidak berhasil, dan sebagainya.
“Sebenarnya masyarakat tidak menyadari bahwa salah satu penyebab kegagalan tersebut adalah oleh masyarakat sendiri,” pungkasnya.
Puttileihalat pun mengajak seluruh pegawai pemkab SBB agar lebih proaktif menjalankan tugas dan fungsinya sebagai pelayan public (Public Service).
“Dengan adanya kantor Bupati yang representatif dapat memperpendek tali koordinasi lintas Sekretariat Daerah dan SKPD yang ada di Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat, yang tentunya dapat mengefektifkan tugas dan fungsi praja sebagai public service”ungkapnya.
“ Saya harap dengan adanya kantor baru yang representatif, para PNS lingkup Pemkab SBB dapat bekerja dengan maksimal untuk melayani masyarakat, karena tugas dan fungsi PNS adalah untuk memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat untuk menuju masyarakat yang adil,makmur dan sejahtera. Saya juga berterimakasih dan memberikan apresiasi tak terhingga kepada semua pihak yang telah berkontribusi positif membantu pemerintah daerah dalam menyelesaikan berbagai program pembangunan,” katanya.
Peresmian Kantor Bupati SBB di Desa Morekau, Kecamatan Seram Barat ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pemotongan pita oleh Bupati Seram Bagian Barat, Jacobus F.Puttileihalat, didampingi oleh Direktur Pemasaran Hasil Perikanan dan Direktur Usaha dan Investasi Kementrian Kelautan dan Perikanan RI beserta Rombongan pengusaha perikanan se-Jawa Timur. Disamping itu juga disaksikan oleh Anggota Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Kabupaten SBB.
Namun dari kesekian undangan yang hadir, tak tampak Istri Bupati Ratna Lapputi Puttileihalat. Bukan hanya Isteri Bupati, orang orang yang juga memiliki andil besar dalam Pembangunan Kantor Bupati SBB,semisal mantan Wakil Bupati Periode 2004-2009 Haji La Kadir, dan Mantan Kepala DPRD SBB, Matheus Frans Purimahua. (10)


