Stok Beras Aru Jelang Musim Hujan Terjamin

Ambon, Maluku Post.com – Stok beras di Kabupaten Kepulauan Aru, Maluku menjelang musim hujan pada akhir April atau awal Mei 2015 terjamin sehingga masyarakat tidak perlu resah.

“Memang stok beras pada beberapa waktu lalu berkurang sehingga mempengaruhi harga bahan pokok masyarakat tersebut. Namun, saat ini stok cukup untuk dua hingga tiga bulan ke depan,” kata Kadis Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopperindag) Kepulauan Aru, Ruddy Siwabessy yang dihubungi dari Ambon, Sabtu (25/4).

Kekurangan stok beras tersebut mengakibatkan harga untuk jenis medium naik hingga Rp20.000/karung ukuran 50 Kg.

“Kondisi ini karena terlambat pasokan dari Surabaya sehubungan bervariasinya harga BBM yang diputuskan pemerintah,” ujarnya.

Hanya saja, stok beras yang terpantau tim pengawasan di gudang – gudang sembilan distributor cukup untuk memenuhi lebih dari 105.000 jiwa penduduk Kepulauan Aru selama beberapa bulan.

Begitu pun, sembilan distributor menjamin sedang melakukan pengadaan beras dari Surabaya sehingga soal stok tetap terjamin.

Karena itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Aru belum memprogramkan kegiatan Operasi Pasar (OP) beras karena gejolak kenaikan bahan pokok masyarakat itu masih terkendali.

OP beras dilakukan sekiranya stok relatif terbatas dan terjadi gejolak kenaikan harga dengan Penjabat Bupati Kepulauan Aru, Gotlief Gainau menyurati Gubernur Maluku, Said Assagaff guna berkoordinasi dengan Perum Bulog Divre Maluku.

“Saya berkoordinasi dengan sembilan distributor bahan pokok masyarakat yang beroperasi di Dobo, ibu kota Kabupaten Kepulauan Aru, ternyata stok beras cukup tersedia,” kata Rudy.

Dia menambahkan, Pemkab Kepulauan Aru juga melakukan pengadaan beras untuk rakyat miskin (Raskin) sehingga rumah tangga sasaran (RTS) menerimanya secara gratis.

“Program tersebut telah direalisasikan selama beberapa tahun terakhir, menyusul pemekaran Kepulauan Aru dan Kabupaten Maluku Tenggara dengan UU No.40 tahun 2003,” ujar Rudy. (ant/MP)

Pos terkait