25 Atlet Cacat Maluku Terancam Tak Ikut Porcanas 2016

Albert Fenanlampir
Ambon, Maluku Post.com – Badan Pembina Olahraga Cacat (BPOC) Maluku tengah membina 25 atlet putra dan putri yang akan berlaga di Pekan Olahraga Cacat Nasional (Porcanas) di Bandung, Jawa Barat, akhir 2016. Ke-26 atlet itu akan bertempur di 5 cabang olahraga, yakni atletik, catur, renang, tenis meja dan bulu tangkis. Hanya saja, kini puluhan atlet cacat Maluku itu terancam tak dapat tampil di Porcanas 2016 karena hingga kini belum ada kucuran dana pembinaan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku.

Pelatih sekaligus atlet cacat Maluku Adios Astan mengungkapkan hingga kini BPOC Maluku terkendala anggaran pembinaan dari Pemprov Maluku, sehingga ikut mengganggu persiapan yang dilakukan pihaknya.

“Sekarang kita belum bikin persiapan apa-apa, karena dananya belum ada. Kami heran kenapa tim PON XIX Maluku sudah disiapkan, tetapi tim Porcanas belum ada tanda-tanda positif kearah itu (persiapan),” keluh juara dunia tenis meja Paralimpik Games 2013 ini kepada Maluku Post via ponselnya, Rabu (27/5).

Adios berharap peran penting Pemprov Maluku dalam membantu persiapan atlet-atlet menuju Porcanas 2016. 

“Kalau Pemprov Maluku tak bantu kami, mau kemana lagi kita mencari pendanaan, sementara waktu persiapan ke Porcanas sudah semakin mepet,” ucapnya prihatin.

Di bagian lain Wakil Ketua Umum II KONI Maluku Albert Fenanlampir mengatakan National Paralympic Committee  (NPC) atau BPOC sudah bukan lagi anggota KONI, sebab NPC Pusat sudah mengirim surat ke KONI Maluku terkait NPC bukan lagi anggota KONI.

“RAT (Rapat Anggota Tahunan) KONI Provinsi Maluku tahun 2015 kemarin sudah memutuskan untuk menunggu petunjuk lebih lanjut dari KONI Pusat menyangkut status keanggotaan NPC di daerah, termasuk NPC Maluku,” jelas Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda) Maluku Prestasi menuju Pra PON 2015 dan PON XIX 2016 itu. (09)

Pos terkait